Tugas MPR Dan DPR Serta DPD Dalam Konstitusi Negara Indonesia

Tugas MPR Dan DPR Serta DPD Dalam Konstitusi Negara Indonesia – Indonesia merupakan negara yang memiliki bentuk negara kesatuan, dan disebut juga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan bentuk pemerintahan Republik.

Indonesia menjalankan sistem pemerintahan presidensial di mana presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Selain itu, indonesia juga menganut sistem demokrasi, yang dimana setiap warga negara berhak mengutarakan pendapatnya.

Indonesia memiliki tiga lembaga legislatif yang mempunyai tugas dan fungsi yang berbeda di pemerintahan Indonesia. Tiga lembaga itu adalah DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat), dan DPD (Dewan Perwakilan Daerah).

Tugas MPR Dan DPR Beserta DPD

A. Tugas Dan Fungsi MPR

mpr ri

  • Mengubah dan menetapkan undang-undang dasar
    Melantik presiden dan wakil presiden berdasarkan hasil PEMILU (Pemilihan Umum), dalam sidang paripurna MPR
  • Memutuskan usulan DPR berdasarkan putusan MK (Mahkamah Konstitusi) untuk memberhentikan presiden dan/atau wakil presiden dalam masa jabatannya setelah presiden dan atau wakil presiden diberi kesempatan untuk menyampaikan penjelasan di dalam sidang paripuma MPR
  • Melantik wakil presiden menjadi presiden apabila presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatannya
  • Memilih wakil presiden dari dua calon yang diajukan presiden apabila terjadi kekosongan jabatan wakil presiden dalam masa jabatannya selambat-lambatnya dalam waktu enam puluh hari
  • Memilih presiden dan wakil presiden apabila keduanya berhenti secara bersamaan dalam masa jabatannya, dari dua paket calon presiden dan wakil presiden yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang paket calon presiden dan wakil presidennya meraih suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan sebelumnya, sampai habis masa jabatannya selambat-lambatnya dalam waktu tiga puluh hari
  • Menetapkan peraturan tata tertib dan kode etik MPR.

B. Tugas Dan Fungsi DPR

dpr ri

  • Fungsi Legislatif
    • Membahas RUU yang diusulkan oleh Presiden ataupun DPD
    • Menerima RUU yang diajukan oleh DPD terkait otonomi daerah, pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah, pengelolaan SDA dan SDE lainnya, serta perimbangan keuangan pusat dan daerah
    • Menetapkan UU bersama dengan Presiden
    • Menyetujui atau tidak menyetujui peraturan pemerintah pengganti UU (yang diajukan Presiden) untuk ditetapkan menjadi UU
    • Menyusun dan membahas Rancangan Undang-Undang (RUU)
    • Menyusun Program Legislasi Nasional (Prolegnas)
    • Memberikan persetujuan kepada Presiden untuk menyatakan perang ataupun membuat perdamaian dengan Negara lain
    • Mengangkat dan memberhentikan anggota Komisi Yudisial
    • Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam hal pemberian amnesti dan abolisi
    • Mengangkat duta besar dan menerima penempatan duta besar lain
    • Memilih Anggota BPK dengan memperhatikan pertimbangan DPD
    • Memberikan persetujuan kepada Komisi Yudisial terkait calon hakim agung yang akan ditetapkan menjadi hakim agung oleh Presiden
    • Memilih 3 orang hakim konstitusi untuk selanjutnya diajukan ke Presiden
  • Fungsi Anggaran
    • Memberikan persetujuan atas RUU tentang APBN yang diajukan Presiden
    • Memberikan persetujuan terhadap pemindahtanganan aset negara maupun terhadap perjanjian yang berdampak luas bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara
    • Memperhatikan pertimbangan DPD atas RUU tentang APBN dan RUU terkait pajak, pendidikan dan agama
    • Menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang disampaikan oleh BPK
  • Fungsi Pengawasan
    • Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UU, APBN dan kebijakan pemerintah
    • Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang disampaikan oleh DPD

Baca Juga :

C. Tugas Dan Fungsi DPD

dpd ri

Mengacu pada ketentuan Pasal 22D UUD 1945 dan Tata Tertib DPD RI bahwa sebagai lembaga legislatif DPD RI mempunyai fungsi legislasi, pengawasan dan penganggaran yang dijalankan dalam kerangka fungsi representasi sebagai berikut ini :

  • Pengajuan Usul Rancangan Undang Undang (RUU) Mengajukan kepada DPR rancangan undang-undang yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan dan pemekaran serta penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah.
  • Ikut membahas rancangan undang-undang yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam, dan sumber daya ekonomi lainnya serta perimbangan keuangan pusat dan daerah.
  • Pertimbangan atas rancangan undang-undang anggaran pendapatan dan belanja negara dan rancangan undangundang yang berkaitan dengan pajak, pendidikan dan agama. Serta memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota BPK.
  • Pengawasan atas pelaksanaan undang-undang mengenai otonomi daerah, pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah, hubungan pusat dan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja negara, pajak, pendidikan dan agama serta menyampaikan hasil pengawasannya itu kepada DPR sebagai bahan pertimbangan untuk ditindaklanjuti.
  • Menyusun Program Legislasi Nasional (Prolegnas) yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan dan pemekaran serta penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah.
    Pemantauan dan Evaluasi Ranperda dan Perda Melakukan pemantauan dan evaluasi atas rancangan Peraturan daerah (Raperda) dan Peraturan daerah (Perda).

Itulah ulasan singkat mengenai Tugas MPR dan DPR Bersama dengan DPD dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oke, sekian artikel ini, semoga bisa membantu anda semua. Jika ada tambahan, anda bisa menambahkannya pada kolom komentar di akhir artikel, terima kasih.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed