Teknik Dasar Lempar Lembing Dan Aturannya Yang Wajib Diketahui!

Teknik Dasar Lempar Lembing Dan Aturannya Yang Wajib Diketahui! – Lempar lembing adalah sebuah olahraga  meluncurkan benda yang disebut lembing, yaitu tongkat dengan ukuran panjang runcing disebut sebagai tombak dengan tangan

Untuk menjadi atlet lempar lembing harus ada skill dan kemampuan yang dikuasai agar hasil lemparannya baik. Nah, salah satu hal yang harus dikuasai adalah teknik dasar. Oleh karena itu, klikpedia.net sudah merangkum teknik dasar lempar lembing. Simak artikel ini sampai habis ya!

Teknik Dasar Lempar Lembing

Ada beberapa teknik dasar dalam lempar lembing, yaitu memegang lembing, membawa lembing, dan melempar lembing. Berikut ini adalah penjelasannya.

A. Teknik Memegang Lembing

teknik memegang lembing

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah cara memegang lembing. Dua cara yang sering digunakan yaitu cara Amerika dan cara Finlandia.

  • Cara Amerika : Yaitu dengan cara memegang bagian lilitan dengan melingkar kan jari telunjuk dan posisi ibu jari di permukaan yang lain menekan lembing.
  • Cara Finlandia : Yaitu dengan cara memegang pada bagian belakang lilitan dengan jari tengah dan ibu jari. Dan meletakkan jari telunjuk sepanjang batang lembing dengan sedikit serong.
  • Cara Menjepit/Tang : Yaitu dengan cara menempatkan posisi jari telunjuk dan jari tengah yang melekat pada cakar paling belakang lembing. Dan ibu jari, jari manis, dan jari telunjuk dengan memegang lembing yang longgar di cakar yang tersisa. Sebagai pemula, gaya ini dianggap stabil dan sangat mudah untuk dipraktekkan.

B. Teknik Membawa Lembing

Terdapat tiga teknik dasar untuk membawa lembing, yaitu :

  1. Membawa lembing di atas bahu dengan posisi mata lembing serong ke bawah
  2. Membawa di atas bahu dengan dipanggul. Posisi mata lembing menghadap serong ke atas
  3. Membawa di belakang badan di sepanjang jalur lengan. Dengan posisi mata lembing menghadap ke depan serong ke atas

C. Cara Memulai Awalan

Awalan untuk melakukan lempar lembing dilakukan  dengan berlari. Umumnya, para pelempar akan mengambil 13 hingga 19 langkah dari titik melakukan lemparan. Berikut langkah-langkahnya :

  • Letakkan penanda pada jarak lima langkah dari titik melakukan lemparan.
  • Pegang lembing (sesuai dengan teknik pegangan yang dirasa nyaman) di atas bahu dan setinggi kepala.
  • Lengan ditekuk serta siku mengarah ke depan, saat membawa lembing. Pastikan jika telapak tangan menghadap ke atas.
  • Mulai berlari dan tahan kecepatan.

Baca Juga :

D. Teknik Melempar Lembing

cara melempar lembing

Teknik yang tidak kalah penting yaitu teknik melempar lembing. Dimana jika ingin menjadi seorang atlet yang profesional, haruslah menguasai tentang teknik ini. Karena teknik ini merupakan penentu dari kemenangan. Adapun teknik untuk melempar lembing yaitu :

  • Saat melempar lembing di atas kepala, pastikan bahwa lembing ke belakang dengan tangan lurus dan diputar ke dalam. Lalu rebahkan badan ke belakang dengan lutut kanan pada waktu yang sama dengan pembengkokan siku.
  • Dengan cepat, bawalah lembing ke atas kepala dengan mendorong pinggul ke depan. Lempar lembing sekuat tenaga dari atas kepala ke arah depan. Buat tangan lurus dengan kaki kanan ditolakkan yang kuat dengan badan di lonjak kan ke arah depan.
  • Lepaskan lembing dengan posisi lurus dan pangkal lilitan tali dapat didorong dengan jari-jari tangan.

D. Teknik Melepaskan Lembing

Jika sudah di lempar, maka teknik selanjutnya adalah teknik melepaskan lembing. Teknik ini digunakan untuk menciptakan lemparan yang baik. Yaitu dengan :

  • Bawa bahu ke arah depan sambil memutar lengan dan siku mendorong ke atas
  • Lembing di lempar dengan kaki kiri dan dilepaskan dengan 45 derajat sudut lemparan
  • Luncurkan kaki kanan di tanah dengan satu garis lurus yang berasal dari pinggang ke tangan pelempar. Tubuh dan kepala condong ke kiri.
  • Tekuk lengan kiri untuk memblok, pastikan tubuh seimbang dan mempertahankan posisi yang ada saat melempar agar tidak condong ke depan
  • Pastikan menjaga keseimbangan agar tidak berakibat di diskualifikasi. Pusatkan pada satu kaki tumpuan.

E. Posisi Tubuh Setelah Pelepasan

  • Selepas menolakkan kaki kanan ke atas dan juga ke depan mendarat, angkat kaki ke belakang dan agak miringkan bagian tubuh sambil agak condong ke depan.
  • Kaki kiri tetap mengarah ke belakang secara rileks sementara tekukkan siku tangan kanan yang berada di bawah supaya lebih dekat ke perut.
  • Posisi tangan kiri tetap rileks dan lemas ke belakang. Pandangan tetap fokus ke depan mengikuti arah jatuhnya lembing. Saat salah posisi, baik dalam melempar dan melepas, maka hasil lemparan pun kemungkinan akan kurang memuaskan.

Dari teknik di atas, teknik manakah yang sudah kamu kuasai?. Atau anda merupakan salah satu atlet lempar lembing?, tulis pengalaman, dan jawaban anda di kolom komentar ya!

Demikian artikel tentang teknik dasar lempar lembing ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda. Jangan lupa baca artikel kami yang lainnya. Terima kasih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed