12 Tarian Daerah Bali Beserta Sejarah Dan Penjelasannya

Tarian Daerah Bali Beserta Sejarah Dan Penjelasannya – Bali adalah satu provinsi di Indonesia yang memiliki banyak budaya dan pariwisata. Tidak bisa dipungkiri bahwa bali menjadi destinasi wisata paling populer di Indonesia.

Banyak turis ingin mendapatkan pengalaman terbaiknya mulai dari kesenian hingga pariwisatanya. Salah satu hal yang dicari oleh turis di bali adalah kesenian tari.

Ada banyak sekali tarian tradisional bali yang terkenal hingga ke mancanegara, salah satunya tari kecak. Selain tari kecak, sebenarnya ada banyak lagi tarian yang mungkin belum diketahui banyak orang, dan saya sudah merangkumnya sedemikian rupa seperti daftar di bawah ini!.

Tarian Daerah Bali Beserta Sejarah Dan Penjelasannya

1. Tari Margapati

Pertama ada tari Margapati, yang merupakan tarian khas Bali yang bermakna menyedihkan dan cukup mematikan, atau bisa diartikan sebagai tarian menuju kematian. Tarian ini dimainkan oleh penari wanita dengan gerakan lincah seperti laki-laki yang seakan-akan ingin menyergap.

Hal tersebut juga tentu akan memberikan suasana ketegangan bagi para penontonnya. Akan tetapi tarian ini tetap memberikan daya tarik tersendiri dengan keseruan serta rasa penasaran untuk dapat melihatnya secara langsung.

2. Panji Semirang

tari panji semirang

Adalah salah satu tarian dari Bali yang diciptakan oleh I Nyoman Kaler pada tahun 1942. Nyoman menciptakan tarian panji semirang berdasarkan cerita dari petualangan Putri Galuh Candrakirana.

Petualangan tersebut adalah bentuk dari sebuah penyamaran sebagai laki-laki dengan sebutan Raden Panji. Berdasarkan kisah tersebut, tari panji semirang memiliki ciri khas yaitu seorang penari wanita yang di rias menyerupai laki-laki dengan tersenyum sambil membelalakkan matanya.

3. Tari Condong

Konon, banyak orang berpendapat bahwa tari condong adalah tari yang diciptakan berdasarkan mimpi seorang pangeran yang jatuh sakit dari Sukawati. Dalam mimpi tersebut, sang pangeran bertemu dengan dua gadis cantik yang sedang menari.

Tarian yang dilakukan oleh kedua gadis tersebut sangat lemah gemulai dan juga anggun sehingga membuat pangeran tersebut takjub akan keelokannya.

4. Wirayudha

Adalah tarian khas Bali yang menggambarkan peperangan dan dibawakan 2 hingga 4 pasang penari pria. Untuk atribut yang digunakan pada tari Wirayudha juga dilengkapi dengan adanya senjata tombak yang mencerminkan prajurit Bali Dwipa.

Selain tombak, aksesoris peperangan lainnya juga digunakan dalam tarian ini, seperti hiasan kepala khas Bali atau dikenal dengan udeng-udeng. Maksud dari tari wirayudha ini adalah sekelompok prajurit yang mempersiapkan diri untuk maju dalam medan pertempuran.

5. Tari Puspanjali

Tari yang satu ini adalah tarian yang digunakan untuk penyambutan dimana dimainkan oleh 5 – 7 orang penari wanita yang terinspirasi dari Upacara Rejang.

Pada upacara tersebut, penari mengenakan pakaian adat khas Bali serta menari untuk menyambut tamu undangan yang hadir.

6. Janger

Tari janger adalah tarian daerah Bali yang konon sudah ada sejak 1930. Tarian ini menggambarkan pergaulan anak muda Bali dan ditarikan oleh 10 hingga 16 pasang penari putra dan putri. Uniknya, penari dalam tarian ini menyanyikan lagu dengan judul yang sama dan saling bersahut-sahutan.

Keunikan lainnya dari tarian ini adalah kelompok penari putra dimainkan dengan kecak sedangkan untuk kaum putri dimainkan oleh janger.

7. Tari Pendet

Tarian Bali yang satu ini biasa dilaksanakan di tempat peribadatan umat Hindu sebagai bentuk pemujaan. Tari pendet berarti sebagai bentuk penyambutan dari kedatangan Dewa dari langit yang dimainkan oleh penari wanita dengan menggunakan pakaian khas Bali.

Sekarang, tari pendet juga sudah digunakan dalam penyambutan para tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Baca Juga :

8. Kecak

kecak

Tarian ini dilakukan oleh puluhan pria dan ditarikan dengan posisi duduk saling melingkar serta menyerukan kata cak cak cak secara bersamaan.

Hal tersebut akan membuat suasana yang ramai dan mampu membuat penontonnya terkesima. Adapun cerita yang terkandung dalam tari ini adalah tentang Ramayana ketika bertempur dengan Rahwana dan dibantu oleh pasukan kera.

9. Tari Legong

Tari legong berasal dari dua kata yaitu leg yang berarti luwes dan gong yang berarti gamelan khas Bali. Pada awalnya, tari tari legong hanya ditampilkan di lingkungan keraton saja, namun seiring waktu, tarian ini juga ditampilkan dalam berbagai acara yang ada di Bali.

Dengan demikian, para wisatawan dapat melihat penari dari legong wanita yang lemah gemulai dan elok dengan membawa kipas serta diiringi alunan gamelan tradisional dari Bali. Tarian ini dapat dibagi menjadi beberapa jenis diantaranya yaitu legong jobog, legong legod bawa, legong keraton, dan legong kuntul.

10. Barong

tari barong

Tari barong ditarikan oleh penari dan akan mengenakan topeng barong yang khas dengan ornamen Bali. Kata barong sendiri berarti bahruang yang berarti beruang. Walaupun artinya beruang, topeng barong tidak hanya memberikan penampilan beruang saja.

Melainkan juga menampilkan topeng gajah, barong, macan, dan masih banyak lainnya. Selain digunakan untuk menari, topeng barong juga bisa dijadikan cindera mata bagi wisatawan di Bali.

11. Tari Baris

Tari baris adalah jenis tarian ritual yang sekarang telah berkembang menjadi tarian hiburan masyarakat. Biasanya, tarian ini bisa dimainkan oleh 8 – 40 orang penari pira.

Menurut cerita, tarian ini menceritakan tentang ketangguhan kesatria Bali pada masanya. Oleh karena itu, gerakan tarian ini layaknya seperti kesatria tangguh.

12. Trunajaya

Yang terakhir ada Tari trunajaya, yang merupakan salah satu tarian khas Bali yang menceritakan tentang kisah romantis seorang laki-laki yang sedang jatuh hati. Laki-laki tersebut ingin memikat hati sang wanita.

Awalnya, tarian ini hanya dimainkan oleh seorang penari laki-laki saja. Namun setelah mengalami perkembangan, ditambahkan seorang penari wanita.

Nah, jadi itulah beberapa tarian daerah bali beserta sejarah dan penjelasannya. Menurut anda, tarian mana yang paling unik?, tulis di kolom komentar ya!.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *