Perbedaan Tumbuhan Monokotil Dan Dikotil Serta Contohnya

Perbedaan Tumbuhan Monokotil Dan Dikotil Sera Contohnya – Seperti yang kita ketahui, tumbuhan adalah salah satu makhluk hidup atau organisme dengan ragam spesies dan jenis. Keragaman ini terdiri dari bentuk, jenis, dan juga warna yang sangat menarik  untuk diulas lebih lanjut.

Nah, tanaman sendiri juga dibagi menjadi dua jenis, yaitu tumbuhan monokotil dan juga tumbuhan dikotil. Oleh karena itu, pada pembahasan kali ini kami akan membahas dan mengulas tentang perbedaan monokotil dan dikotil.

Perbedaanya dapat dilihat melalui beberapa ciri khusus, misalnya dari bentuk daun, bentuk akar, jumlah biji, dan masih banyak lainnya. Untuk lebih jelasnya, Yuk  simak artikel di bawah ini.

A. Perbedaan Tumbuhan Monokotil Dan Dikotil

Dilansir dari wikipedia, tumbuhan monokotil adalah tumbuhan yang memiliki bji tunggal atau berbiji satu saja. Dan ciri yang melekat pada tumbuhan ini adalah memiliki satu daun lembaga.

Sedangkan, untuk tumbuhan dikotil sendiri adalah tumbuhan yang memiliki biji dua atau berbiji belah. Dengan daun lembagannya yang terdiri dari sepasang.

Namun, selain dengan perbedaan di atas, terdapat beberapa perbedaan lainnya yang dapat untuk dilihat sebagai pembeda. Apakah tumbuhan tersebut dikotil ataukah monokotil.

Misalnya saja dari bentuk akarnya, bentuk batangnya, bentuk daunnya, bentuk bunganya dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah penjelasan tentang perbedaan kedua jenis tumbuhan tersebut.

1. Perbedaan Pada Akar

akar dikotil dan monokotil

  • Tumbuhan monokotil memiliki serabut tipis dan kecil sedangkan pada tumbuhan dikotil hanya memiliki akar tunggang yang kuat dan berkecambah
  • Pada akar monokotil umumnya memiliki tudung akar, sedangkan pada akar dikotil umumnya tidak memiliki akar.

2. Perbedaan Pada Bunga

  • Tumbuhan monokotil memiliki kelopak bunga dengan jumlah ganjil 3 dan kelipatan nya, sedangkan pada tumbuhan dikotil biasanya memiliki kelopak dengan jumlah genap 2, 4 dan juga kelipatan nya.

3. Pada Batang

  • Batang tumbuhan monokotil tidak memiliki cabang, sedangkan pada tumbuhan dikotil umumnya bercabang.
  • Tumbuhan monokotil selalu tumbuh meninggi karena tidak memiliki kambium. Sedangkan pada tumbuhan dikotil memiliki kambium yang terletak di perbatasan antara jaring xilem dan floem.

4. Perbedaan Pada Bentuk Daun

Bentuk dari daun sebuah tumbuhan juga bisa menentukan jenis dari tumbuhan tersebut.

  • Pada tumbuhan dikotil, bentuk daun umumnya melebar sedangkan pada tumbuhan monokotil bentuk daun nya memanjang.
  • Tumbuhan dikotil memiliki tulang daun yang menyirip atau menjari, sedangkan tumbuhan monokotil memiliki tulang daun yang sejajar.

5. Jumlah Keping Biji

  • Tumbuhan monokotil hanya memiliki satu keping biji dan tumbuhan dikotil memiliki dua keping biji atau lebih.
  • Saat berkecambah tumbuhan monokotil tidak mengalami pembelahan dan pada tumbuhan dikotil, saat berkecambah akan terbelah menjadi dua bagian.

6. Perbedaan Pada Pembuluh Pengangkut

  • Pada tumbuhan dikotil, pembuluh pengangkut umumnya teratur dan membentuk melingkar atau bentuk cincin. Sedangkan pada tumbuhan monokotil pembuluh pengangkut nya tidak memiliki susunan khusus dan tersebar di seluruh batang.

Baca Juga :

B. Contoh Tumbuhan

1. Tumbuhan Monokotil

  • Suku rumput-rumputan (graminae), contoh tumbuhan tersebut adalah, padi, jagung, bambu, rumput, tebu, dan gandum.
  • Pinang-pinangan (palmae), contoh pada tumbuhan tersebut, yakni kelapa, rotan, kelapa sakit, aren, dan salak.
  • Suku jahe-jahean (zingiberaceae), contoh pada suku jahe-jahean, seperti kunyit, jahe, dan lengkuas.
  • Suku nanas-nanasan (bromeliaceae), contoh pada suku tersebut yakni nanas.
  • Pisang-pisangan (musaseae), contoh pada suku tersebut yakni, pisang ambon, pisak kipas, dan pisang hias.
  • Suku anggrek-anggrekan (orcidaceae), contoh pada suki tersebut, yakni anggrek bulan, anggrek macan, anggrek yang tumbuh di hutan Irian Jaya.

2. Tumbuhan Dikotil

  • Suku getah-getahan (euhorbiaceae), contohnya itu seperti singkong, karet, dan puring.
  • Polong-polongan (leguminosae), contohnya adalah puti malu, petai, flamboyan, kembang merak, kacang kedelai, dan kacang tanah.
  • Suku terong-terongan (solanaceae), contohnya adalah kentang, terong, tomat, cabai, dan kecubung.
  • Suku jeruk-jerukan (rutaceae), contoh pada suku tersebut adalah jeruk manis, dan jeruk bali.
  • Kapas-kapasan (malvaceae), contohnya adalah kembang sepatu, dan kapas.
  • Suku jambu-jambuan (mirtaceae), contohnya adalah cengkih, jambu biji, jambu air, dan jambu monyet.
  • Suku komposit (compositae), contohnya adalah bunga matahari, bunga dahlia, dan bungan krisan.

Bagiamana?, Sudahkah kamu paham materi ini?. Jika kamu memiliki pertanyaan tentang perbedaan tumbuhan mobokotil dan dikotil silahkan tulis dikolom komentar ya!.

Demikian artikel ini saya buat, semoga dengan adanya artikel ini mampu bermanfaat untuk kita semu. Dan jangan lupa baca artikel kami yang lainnya. Terima kasih.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed