Pentingnya Pendidikan Karakter Untuk Kita Semua (Lengkap)

Pentingnya Pendidikan Karakter Untuk Kita Semua – Karakter adalah agregat dari semua sifat kita dan mencakup semua pikiran, perasaan, kata-kata, dan tindakan kita. Karakter anak-anak kita dibentuk oleh keputusan mereka dan mempengaruhi setiap aspek kehidupan mereka saat ini dan di masa depan. Sebagai orang tua dan guru, kita bertanggung jawab atas pengasuhan mereka.

Pendidikan karakter ini wajib dilakukan sejak dini, yang pertama harus dilakukan di lingkup keluarga. Dari keluarga inilah karakter kita dibentuk, dan keluarga ini merupakan faktor terpenting jadi apa kita kedepannya. Setelah keluarga, ada sekolah yang bertugas memoles karakter kita, dan faktor terakhir masyarakat.

Jika dalam 3 lingkup ini pendidikan karakter kita bagus, maka kedepannya kita bisa menjadi orang yang berkarakter bagus, dan sebaliknya, apabila dari lingkup keluarga kita sudah bejat, kedepannya kita akan cenderung seperti itu.

Di sekolah, guru memainkan peran penting dalam membantu anak-anak mengembangkan potensi mereka sepenuhnya. Dengan beragam pesan yang dilihat anak-anak di media dan dalam asosiasi mereka. Kita tidak bisa berharap mereka jadi apa, sebagai guru, kita hanya mengamati dan mengadopsi karakter dan kedewasaan yang kita ingin mereka kembangkan. Ajaran perilaku etis yang konsisten dan menyeluruh sangat penting untuk membentuk pentingnya pendidikan karakter ini.

Pengembangan karakter adalah dasar untuk pertumbuhan pribadi. Saat anak mempraktekkan keterampilan yang mempromosikan pengembangan karakter, mereka membangun sumber kekuatan yang dapat mereka gunakan sepanjang hidup mereka. Harga diri, kepercayaan diri, keberanian, ketangguhan, integritas, dan pengampunan adalah contoh dari sifat-sifat yang dapat menopang anak-anak di rumah, di sekolah, dan di masyarakat.

Pentingnya Pendidikan Karakter Untuk Kemajuan Bangsa

pentingnya pendidikan karakter

Pengembangan karakter adalah fondasi untuk pembelajaran seumur hidup. Sekolah yang mengajarkan laporan pendidikan karakter meningkatkan prestasi akademik dan kehadiran. Mereka juga melaporkan penurunan dalam masalah disiplin.

Anak-anak menghargai lingkungan yang aman yang terjadi ketika teman-teman mereka juga belajar tentang rasa hormat, kejujuran, dan belas kasih. Guru juga merasa lebih mudah untuk mengajar. Ketika anak-anak belajar menunjukkan kebiasaan kesabaran, ketekunan, dan pengendalian diri di kelas.

Pendidikan karakter adalah pendekatan untuk pendidikan yang menggabungkan nilai-nilai, etika, kematangan emosi dan rasa kewarganegaraan. Bagi banyak orang, ini terdengar sederhana, lugas dan bahkan terbukti dengan sendirinya.

Namun, pendidikan modern telah banyak dikembangkan di arah lain. Namun, di dunia modern, orang tua dan pendidik semakin menyadari perlunya pendekatan pendidikan tradisional yang baru, yang menekankan karakter serta perkembangan intelektual.

Karakter adalah fondasi yang membangun hubungan yang solid. Anak-anak kita akan lebih bahagia, lebih peduli, lebih pemaaf, dan lebih bertanggung jawab karena mereka diajari untuk memikirkan kebutuhan orang lain. Kerja sama, toleransi, dan kerja tim adalah contoh keterampilan sosial yang dapat dialami secara langsung ketika anak-anak diberi alat dan peluang.

Karakter membentuk kita sebagai tetangga dan warga. Karakter kami adalah bahasa holistik yang setiap hari kami komunikasikan kepada orang lain. Di luar rumah dan sekolah kita, karakter anak-anak kita juga akan mempengaruhi kita semua di tempat kerja dan di komunitas kita ketika mereka tumbuh menjadi karyawan, tetangga, dan pemimpin kita.

Baca Juga :

Apa Pentingnya Pendidikan Karakter untuk Kita?

Ketika orang-orang muda belum diajari prinsip-prinsip karakter yang dapat mengaitkan mereka, dan jika mereka tidak merasakan ikatan yang kuat dengan iman, keluarga, atau komunitas yang memeliharanya, mereka mungkin merasa terombang-ambing dan putus asa. Mereka mungkin tidak selaras dengan konsekuensi tindakan mereka, atau terhadap kebutuhan orang lain.

Kenakalan, geng, dan kekerasan secara menyedihkan terlihat dalam budaya kita dan merupakan pengingat bahwa kita memiliki tanggung jawab yang luar biasa. Untuk menunjukkan karakter yang kuat diri kita sendiri saat kita meningkatkan dan mempengaruhi generasi berikutnya.

Mengembangkan karakter yang penuh hormat dan bertanggung jawab adalah keterampilan yang dibutuhkan setiap anak untuk berkembang, menemukan pemenuhan, dan menjadi pengaruh untuk kebaikan di masyarakat. Mengenai pentingnya pendidikan karakter untuk mempersiapkan anak-anak untuk belajar dan untuk hidup. Inilah pentingnya pendidikan karakter untuk kita.

Selain itu semua, berikut beberapa pentingnya pendidikan karakter untuk kita semua :

1. Karakter Yang Bagus Adalah Investasi Masa Depan

Karakter yang bagus adalah investasi terbaik, karena jika karakter seseorang baik, maka akan banyak orang yang suka dengannya. Begitupun sebaliknya, jika karakter seseorang jelek, mana sudi orang akan berteman dengannya. Dengan karakter yang baik, seseorang akan lebih mudah mendapat pekerjaan, derajatnya lebih baik, dan disenangi banyak orang, itu merupakan hal yang sangat berharga buat kita semua.

2. Menjadikan Pribadi Yang Lebih Baik

Seseorang dengan karakter yang baik, cenderung tingkah laku, cara bicaranya baik, semua yang ia lakukan cenderung ke arah yang positif, begitupun sebaliknya, seseorang yang berkarakter buruk, cenderung semua yang ia lakukan menjerumus ke arah yang jelek.

3. Membantu Mendongkrak Prestasi Pribadi

prestasi di sekolah

Jika anda jeli, lihatlah di dalam ruang kelas, dan amati bahwa anak yang diam, sopan santun, disiplin, cenderung mendapatkan prestasi yang lebih baik daripada anak nakal, yang tidak disiplin, datang terlambat. Inilah salah satu pentingnya pendidikan karakter, seperti yang sudah saya bicarakan pada poin kedua, anak yang berkarakter positif, apapun yang ia perbuat cenderung lebih baik daripada anak yang berkarakter tidak baik.

4. Tidak Manja, Tidak Egois, Tidak Mudah Bergantung Pada Orang Lain, Mampu Berpikir Dari Sudut Panjang Orang Lain

anak manja anak egois

Seseorang yang berkarakter baik juga tidak mudah bergantung kepada orang lain. Seperti tidak merengek kala tidak dibelikan boneka, tidak merengek karena tidak diajak rekreasi seperti kawan seusianya, dan lainnya. Karena dia tau dan bisa berpikir logis orang tuanya tidak punya uang. Beda halnya dengan mereka yang sudah dimanja sejak kecil, semua hal selalu dituruti, tidak kekurangan suatu apapun, perlu diketahui itu adalah hal yang salah.

Memanja anak sejak kecil adalah pedang bermata 2, karena sejak kecil anak tersebut sudah terbiasa dengan keadaan tercukupi, maka kelak jika ia dewasa, maka ia tidak bisa menerima keadaan dimana orang tuanya sudah tidak mampu mencukupi kebutuhannya seperti waktu kecil. Disinilah bibi-bibit manja keluar, bisa saja, demi mencukupi kebutuhannya, ia melakukan hal diluar nalar yang nantinya justru merugikan dirinya sendiri.

5. Mengajarkan Kepada Kita Semua Untuk Bisa Bertahan Dalam Situasi Terburuk

Seseorang yang berkarakter baik mampu bertahan dari kerasnya situasi hidup, seperti tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum seperti mencuri, dan sebagainya, karena ia tahu akan kemampuannya bertahan hidup dengan harapan dan usaha ia bisa melewati semua hal sulit itu.

Beda dengan mereka yang berkarakter jelek, mereka bisa melakukan apapun agar terhindari dari situasi buruk, mereka rela mencuri, merampok, dan melakukan hal ilegal lainnya agar mereka bisa hidup berkecukupan, dan hal itu adalah salah besar.

Pendidikan Karakter Meliputi Apa Saja?

Salah satu pencetus pendidikan karakter dari Jerman, yakni FW Foerster (1869-1966) berpendapat bahwa pendidikan karakter meliputi :

  • Menekankan setiap tindakan dengan berpedoman pada nilai normatif. Anak didik menghormati norma yang ada.
  • Membangun rasa percaya diri, sehingga anak didik menjadi pribadi yang teguh pendirian dan tidak takut pada situasi baru.
  • Otonomi, anak didik menghayati dan mengamalkan aturan dari luar hingga menjadi nilai pribadinya
  • Keteguhan yang bermakna daya tahan anak didik dalam mewujudkan apa yang dipandang baik dan loyalitas (kesetiaan) sebagai dasar penghormatan atas komitmen yang dipilih.

Di sekolah, guru juga bisa menerapkan 4 metode penguatan pendidikan karakter seperti gambar berikut :

penguatan pendidikan karakter

Berbeda dengan pendidikan formal pada umumnya, pendidikan karakter ini bisa berjalan dengan lancar karena beberapa faktor. Faktor utama adalah keluarga dan guru, jika dari keluarga didikannya benar, maka di sekolah, guru tidak sulit untuk memperbaikinya, begitupun sebaliknya.

Jika anda sebagai orang tua yang ingin anak anda berkarakter baik, didik anak anda sebaik mungkin, dan usahakan anda menjalin komunikasi yang baik dengan guru, karena di sekolah, guru lah yang mengawasi anak anda. Jadi, konsultasikan dengan guru di sekolah anak anda melakukan apa saja seharian dan solusi yang tepat untuk mendidiknya bagaimana.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed