Pengertian Suhu, Jenis, Faktor, Dan Alat Ukurnya

 

Pengertian Suhu, Jenis, Faktor, Dan Alat Ukurnya – Halo sobat klikpedia, pada artikel kali ini, saya membahas mengenai suhu. Mungkin sebagian besar dari anda sudah mengerti apa itu suhu, dan ada juga yang belum memahaminya. Yaps, langsung saja, berikut ulasannya.

A. Pengertian Suhu

Suhu merupakan suatu besaran yang menyatakan derajat panas suatu benda maupun tempat. Benda yang mempunyai panas dapat menunjukan suhu yang tinggi dibandingkan pada benda yang dingin.

Ya, kita memang bisa menyimpulkan suhu panas tidaknya suatu benda dengan menyentuh benda tersebut. Jika terlalu dingin atau terlalu dingin, maka kulit kita akan bereaksi lebih kuat dari biasanya. Namun, jika anda ingin menyatakan berapa kisaran suhu suatu benda, dengan menyentuhnya menggunakan kulit saja tidak bisa mengetahuinya. Kita harus menggunakan alat pengukur untuk mengetahuinya. Dan alat yang digunakan untuk mengukur bernama Termometer.

B. Jenis Termometer Berdasarkan Isi Cairan

Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu derajat panas atau dingin suatu benda. Termometer memanfaatkan sifat termometrik dari suatu zat, yaitu perubahan dari sifat-sifat zat disebabkan perubahan suhu dari zat tersebut.

Ada beberapa jenis termometer berdasarkan cairan yang digunakan, berikut daftarnya :

1. Termometer Raksa

termometer raksa

Termometer merupakan jenis yang saat ini paling banyak digunakan. Fungi air raksa dalam termometer adalah sebagai penunjuk suhu suatu benda yang diukur. Ada beberapa alasan mengapa air raksa dipilih menjadi cairan termometer, yakni sebagai berikut :

Kelebihan :

  • Sangat peka terhadap perubahan suhu
  • Dapat dipakai untuk mengukur suhu tinggi maupun rendah
  • Mengkilap seperti perak sehingga mudah sekali untuk dilihat
  • Tidak akan membasahi dinding kaca
  • Mengembang dan memuai secara teratur

Kekurangan :

  • Harganya mahal dan susah didapat
  • Air raksa tidak dapat mengukur suhu yang sangat rendah.
  • Termasuk dalam zat beracun sehingga berbahaya apabila tabung penampungnya rusak.

2. Termometer Alkohol

Meski digunakan sebagai cairan termometer, namun penggunaan alkohol pada termometer tidak sebanyak penggunaan air raksa. Berikut kelebihan dan kekurangan termometer sebagai cairan termometer.

Kelebihan :

  • Mempunyai titik beku yang rendah
  • Harga relatif murah.
  • Dan mudah memuai.

Kelemahan :

  • Dapat membasahi dinding kaca termometer.
  • Alkohol tidak bisa digunakan untuk mengukur suhu yang terlalu tinggi.
  • Alkohol tidak berwarna, sehingga perlu diberi warna agar mudah terlihat

C. Jenis Termometer

1. Termometer Dengan Bahan Zat Cair

  • Termometer Ruang, Termometer ruang biasanya dipasang pada dinding rumah atau kantor. Skala pada termometer ini yaitu dari -50 °C sampai 50 °C.
  • Termometer Laboratorium, Jenis termometer ini digunakan dalam mengukur suhu air dingin atau suhu air yang dipanaskan. Termometer laboraturium menggunakan air raksa atau alkohol untuk petunjuk suhu.
  • Klinis, Disebut juga termometer demam. Banyak dokter yang menggunakan termometer ini untuk  mengukur suhu badan pasien. Pada keadaan sehat, suhu badan manusia 37 °C. Tetapi jika badan demam suhu akan naik melewati angka tersebut, atau dapat mencapai angka 40 °C. Skala termometer ini hanya 35 °C sampai 43 °C.
  • Termo Six-Bellani, Sering disebut termometer maksimum-minimum. Termometer jenis ini dapat mencatat suhu tertinggi dan suhu terendah pada jangka waktu tertentu. Termometer ini memiliki 2 cairan, yakni alkohol dan raksa pada satu termometer.

2. Berbahan Zat Padat

  • Termo Bimetal, Termometer ini menggunakan logam dalam mengukur suhu dengan prinsip logam yang akan memuai jika dipanaskan dan menyusut jika sedang didinginkan.
  • Termometer Hambatan, Termometer hambatan merupakan termometer yang cocok digunakan untuk mengukur suhu lebih dari 100°C. Termometer jenis ini diproduksi berdasarkan pada perubahan hambatan logam.
  • Termokopel, Adalah jenis termometer yang dipakai dalam mengukur atau mendeteksi suhu melewati dua jenis logam konduktor yang berbeda dengan digabungkan pada ujungnya sehingga dapat menimbukan efek “ermo-electric”.

3. Dengan Bahan Gas

Termometer gas adalah jenis termometer yang prosesnya pada pemuaian gas apabila terjadi perubahan pada suhu. Hidrogen dan Helium adalah gas yang sering dipakai pada bahan termometer ini.

4. Termometer Optis

  • Pirometer, Intensitas radiasi yang dipancarkan pada benda yang sangat panas dalam termometer pirometer berfungsi untuk menunjukkan perubahan suhu.
  • Termometer Inframerah, Termometer Inframerah berfungsi dalam mengetahui suhu benda dengan menyinarkan sinar inframerah kepada benda tersebut.

Baca Juga :

D. Faktor Yang Mempengaruhi Turun Naiknya Suhu

  • Sudut datang sinar matahari
  • Lama tidaknya penyinaran matahari
  • Banyak sedikitnya awan
  • Relief permukaan bumi
  • Kelembapan
  • Letak geofrafis
  • Dan masih banyak lagi

E. Satuan Suhu

Dalam menentukan berapa panas tidaknya suhu, kita menggunakan satuan yang biasanya ditunjukan dalam derajat celcius. Tetapi tahukah anda bahwa ada 3 jenis satuan suhu lain selain derajat celcius. Dan jika dikonversikan dari derajat celcius ke satuan suhu lainnya akan diperoleh data yang berbeda beda. Berikut penjelasan dari masing-masing satuan suhusatuan suhu

Demikan penjelasan mengenai pengertian suhu, satuan, jenis, faktor, dan alat ukur suhu lengkap. Semoga artikel ini bermanfaat, jika ada tambahan, anda bisa menuliskannya pada kolom komentar di akhir artikel, terima kasih.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed