oleh

Pengertian Serta Perbedaan Spermatogenesis Dan Oogenesis

Pengertian Serta Perbedaan Spermatogenesis Dan Oogenesis – Baik spermatogenesis maupun oogenesis merupakan bagian dari gametogenesis. Kedua istilah ini memang memiliki arti yang hampir sama, sebab kedua istilah ini memiliki pengaruh yang besar akan sistem reproduksi hingga pada proses pembuahan.

Meskipun sama, akan tetapi kedua istilahnya tetap memiliki perbedaan. Proses kehamilan umumnya akan terjadi saat adanya proses pembuahan, yakni bertemunya sel telur dengan sel sperma.

Yang mana kedua komponen tersebut yaitu sel telur dengan sel sperma membutuhkan beberapa waktu hingga matang di dalam tubuh individu baik janan meupun betina. Sehingga proses ini dikenal dengan spermatogenesis dan juga oogenesis.

Nah, pada artikel kali ini saya akan membahas kedua hal ini secara lengkap. yuk simak!.

Pengertian Serta Perbedaan Spermatogenesis Dan Oogenesis

A. Pengertian

  • Spermatogenesis : Spermatogenesis adalah proses yang terjadi di dalam tubuh pria dalam proses pembentukan sperma yang mana melalui pembelahan secara mitosis dan juga meiosis.
  • Oogenesis : Sedangkan oogenesis merupakan suatu proses untuk membentuk ovum atau sel telur dalam tubuh wanita yang terjadi secara mitosis maupun meiosis.

B. Tahapan Spermatogenesis Dan Oogenesis

1. Spermatogenesis

  • Spermatogonium : merupakan tahap pertama dari proses spermatogenesis yang mana terdiri atas 46 kromosom dengan sifat diploid atau 2n.
  • Spermatosit primer : hasil pembelahan mitosis pada proses spermatogonium, dalam tahap ini terjadi pendewasaan serta tidak terjadi pembelahan.
  • Spermatosit sekunder : adalah hasil pembelahan pada tahap spermatosit primer secara meiosis 1 yang mana terdapat 23 kromosom dengan sifat haploid.
  • Spermatid : merupakan hasil pembelahan secara meiosis 2 pada tahap spermatosit sekunder yang terdiri atas 23 kromosom haploid.
  • Spermatozoa atau sperma : adalah suatu perubahan bentuk dari spermatid, yang mana memiliki beberapa bagian seperti ekor, leher, serta kepala.

2. Oogenesis

  • Oogenium : adalah tahap awal dari proses oogenesis, terdiri atas 46 kromosom dengan sifat diploid.
  • Oosit primer, merupakan hasil dari pembelahan mitosis pada tahap oogenium, suatu tahap pendewasaan dan tidak terjadi pembelahan, terdiri atas 46 kromosom diploid.
  • Oosit sekunder serta Polosit : adalah hasil pembelahan meiosis 1 pada tahap oosit primer, tersusun atas 23 kromosom haploid.
  • Ootid serta 3 Sel polosit : hasil pembelahan meiosis 2 pada tahap oosit sekunder dan juga polosit, tersusun atas 23 kromosom haploid.
  • Ovum, merupakan bentuk diferensiasi dari ootid yang mana sebagai tahap terakhir yaitu ovum yang telah matang serta fungsional.

Baca Juga :

B. Perbedaan

PembedaSpermatogenesisOogenesis
TempatTerjadi di tubulus seminiferus di dalam tesis.Terjadi di dalam folikel ovarium.
TujuanPembentukan sperma.Pembentukan Ovum.
ProsesSpermatogenesis terjadi secara terus menerus, mulai dari remaja sampai mati.Oogenesis tidak terjadi secara terus menerus dan memiliki periode istirahat yang cukup panjang, mulai dari menstruasi sampai menopause. Sekitar 17 sampai 40 tahun, dan setiap betina memiliki masa menopousenya masing-masing.
Tahapan1 Spermatogonium > 1 Spermatosit Primer > 2 Spermatosit Sekunder > 4 Spermatid > 4 Spermarozoa.1 Oogonium > 1 Oosit Primer > 1 Oosit Sekunder Dan Sebuah Sel Polosit > 1 Ootid Dan 3 Sel Polosit -> 1 Ovum.
Badan KutubTidak AdaAda 2 buah badan kutub
Tempat PematanganSemuanya di tesisTahap 1 pembelahan di ovarium dan tahap 2 di luar ovarium.
Hasil4 sel sperma fungsional1 sel ovum dan 3 sel polosoit atau bahan polar.
PenyimpananSperma disimpan di tesis.Ovun disimpan di sistem reproduksi wanita.
PembelahanMeiosisnya terjadi secara simetris.Meiosisnya terjadi secara asimetris.
Pembelahan MeisosisMenghasilkan sel anakan yang sama besar.Menghasilkan sel anakan yang tidak sama besar.

Nah, jadi itulah pembahasan tentang Perbedaan Spermatogenesis dan Ooogenesis lengkap dengan pengertian dan proses pembentukannya. Masih bingung dengan tutorial di atas?, anda bisa menuliskannya pada kolom komentar.

Sekian artikel ini, semoga bermanfaat ya!.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *