Pengertian Senam Lantai, Unsur, Tujuan, Manfaat, Gerakan

Pengertian Senam Lantai, Unsur, Tujuan, Manfaat, Gerakan – Salah satu cabang olahraga yang ada yaitu senam lantai. Seperti namanya, senam ini dilakukan di lantai dan biasanya menggunakan matras sebagai alat bantu alasnya.

Dengan adanya matras, mampu mengurangi resiko atau cidera dan juga kecelakaan pada saat melakukan gerakan dimana hampir seluruh dari gerakan bersentuhan dengan lantai.

Senam ini sering disebut juga sebagai senam bebas, karena dalam melakukan gerakan senam tidak menggunakan alat bantu apapun seperti tongkat, balok dan lainnya. Penambahan alat yang digunakan biasanya hanya sebagai alat pendukung untuk ketangkasan, kekuatan, kelemasan dan keseimbangan.

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel yang telah kami rangkum dan kami buat untuk Anda. Berikut penjelasannya.

A. Pengertian Senam Lantai

Secara sederhana, senam lantai merupakan salah satu cabang olahraga yang berasal dari senam artistik yang memadukan berbagai keterampilan tubuh dengan menonjolkan keindahan dari sebuah gerakan untuk dipertunjukkan di lapangan senam lantai.

Senam lantai merupakan perpaduan antara keindahan tubuh, kerumitan gerak, keluwesan gerak, kerumitan, dan kelenturan dalam gerakan tubuh yang terdapat dalam gerakan senamnya. Jadi itulah pengertian senam lantai.

B. Unsur – Unsur Senam Lantai

Senam lantai memiliki enam unsur, diantaranya :

1. Unsur Keindahan

Unsur keindahan sangat diperlukan untuk melakukan senam lantai ini. Keindahan ini dapat tumbuh dengan membuat berbagai macam variasi yang digunakan dari disiplin tari dan juga acrobat. Seperti contohnya gerakan atau gestur seperti dalam tari balet dan juga gerakan yang mengandung unsur tari.

2. Unsur Kekuatan

Unsur terpenting dalam melakukan senam lantai tentunya adalah unsur kekuatan, dimana dengan melakukan unsur ini berbagai macam gerakan mampu dilakukan dengan mudah oleh atlet walaupun dengan gerakan yang sulit dan ekstrem sekaligus. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan latihan-latihan dasar dalam senam lantai.

3. Unsur Keberanian

Untuk melakukan senam lantai, diperlukan keberanian khusus untuk melakukan gerakannya. Karena olah raga ini sang atlet dituntut untuk menghilangkan rasa takut dari dalam dirinya agar ia mampu untuk melakukan gerakan yang ekstrim dan mampu untuk menjaga keseimbangan, keindahan dan juga keluwesan dalam setiap gerakannya.

4. Unsur Keluwesan

Dengan memiliki keluwesan, akan menandakan bahwa seorang atlet memiliki ketekunan dan kegigihannya dalam berlatih yang telah dilakukan olehnya.

Untuk sekali penampilan, biasanya atlet akan berlatih dan mengulang gerakannya berkali-kali agar saat tampil ia tidak akan mengalami kegugupan dan kebingungan.

5. Unsur Kelenturan

Kelenturan tubuh mampu memberikan fleksibilitas yang tinggi untuk melakukan berbagai jenis gerakan, walaupun gerakan tersebut ialah gerakan yang sulit seperti kayang, meroda, salto, roll dan lain sebagainya.

6. Unsur Keseimbangan

Dengan adanya keseimbangan yang baik, maka bukan hal yang susah bagi seorang atlet untuk melakukan senam lantai dengan gerakan yang maksimal. Jika seorang atlet tidak memiliki keseimbangan yang baik, maka sebelum ia melakukan lompatan maka ia tidak dapat mengelola gerakannya dengan baik, sehingga akan mudah sekali untuk mengalami cidera.

C. Tujuan Senam Lantai

Seperti senam-senam yang lainnya, senam lantai juga memiliki beberapa tujuan diantara nya yaitu :

  • Melatih koordinasi, karen senam lantai biasanya dilakukan secara bersamaan
  • Melatih kelincahan
  • Melatih kecepatan gerak
  • Melatih kekuatan otot
  • Melaih kelenturan otot
  • Menguatkan daya tahan otot
  • Menguatkan daya tahan kardiovaskuler atau daya tahan paru-paru dan jantung
  • Melatih keseimbangan tubuh
  • Melatih kecepatan reaksi tubuh

D. Manfaat Senam Lantai

  • Memperbaiki bentuk tubuh yang kurang proposional
  • Tubuh akan menjadi lentur
  • Menjaga kebugaran tubuh
  • Mengurangi berat badan
  • Membantu meninggikan badan
  • Sebagai detoksifikasi
  • Membantu merangsang sel-sel untuk pertumbuhan
  • Meningkatkan kepercayaan diri
  • Membantu dalam proses pembentukan bahu
  • Menguatkan dan membantu dalam pertumbuhan tulang

Baca Juga :

E. Tempat Senam Lantai

Dikutip dari Encyclopaedia Britannica, senam lantai adalah senam yang gerakannya dilakukan di tempat khusus yang dibuat dan digunakan untuk olahraga senam.

Kriteria tempat untuk olahraga senam lantai adalah: Lantai berukuran 12 x 12 meter dalam ruangan yang berukuran 14 x 14 meter. Lantai dilapisi karpet kenyal setebal kira-kira 4,5 cm.

F. Gerakan Senam Lantai

1. Berguling ke Depan

berguling ke depan

Guling ke depan merupakan gerakan berguling ke arah depan yang dimulai dengan tengkuk, punggung, pinggang, dan panggul bagian belakang. Gerakan berguling ke depan ini memiliki beberapa variasi.

Variasinya antara lain seperti guling depan kaki ditekuk, guling depan dengan kaki lurus, guling depan split, guling depan guling lenting, dan guling lenting di atas peti lompat. Cara melakukan gerakan ini yakni :

  • Ambil posisi jongkok, kedua telapak tangan di matras dan dagu diarahkan ke dada
  • Luruskan kedua tungkai, berat badan ditumpukan pada kedua tangan
  • Letakkan pundak di atas matras
  • Tolakkan kedua tungkai hingga tubuh menggelundung
  • Sebelum kedua kaki mendarat, letakkan kedua tangan di lutut
  • Sikap akhirnya adalah jongkok kembali kemudian berdiri

2. Berguling ke Belakang

berguling ke belakang

Berbeda dengan yang pertama, berguling ke belakang adalah gerakan berguling yang dimulai dari pinggul, pinggang bagian belakang, punggung, kepala bagian belakang, dan yang terakhir kedua kaki.

Macam-macam senam lantai gerakan guling ke belakang atau backward roll antara lain seperti guling belakang kaki ditekuk, guling belakang akhiran kaki lurus, guling belakang awalan kaki lurus, guling belakang split, dan guling belakang stut.

3. Lompat Harimau

gerakan lompat harimau

Gerakan ini pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan gerakan guling ke depan, sehingga perlu penguasaan gerakan guling ke depan untuk melakukan gerakan ini. Berikut langkah untuk melakukan gerakan lompat harimau :

  • Sikap jongkok dengan posisi tangan di depan badan, siku ditekuk, dan panjangan ke depan.
  • Selanjutnya, alihkan pandangan ke atas bersamaan dengan gerakan loncat.
  • Saat kedua tangan menyentuh matras, segera tekuk kedua siku dan masukkan kepala di antara dua tangan, lalu lakukan gerakan guling ke depan.
  • Gerakan diakhiri dengan kembali ke sikap jongkok, lalu berdiri.

4. Gerakan Handstand

Gerakan handstand merupakan sikap berdiri dengan tumpuan kedua telapak tangan. Gerakan ini dapat melatih kelincahan, kelenturan, dan juga kekuatan tubuh. Berikut cara melakukan gerakan handstand :

  • Mulai dengan berdiri.
  • Letakkan kedua telapak tangan di atas matras.
  • Tarik kaki ke belakang ke bagian atas dengan gerakan mengayun, mulai dengan kaki kanan kemudian diikuti dengan kaki kiri atau dapat juga sebaliknya
  • Pertahankan gerakan selama beberapa detik

5. Sikap Lilin

Gerakan ini mengandalkan kekuatan otot perut sehingga sering dijadikan sebagai gerakan untuk mengecilkan perut. Gerakan ini juga melatih kelentukan otot pinggang, punggung, dan leher. Cara melakukannya yakni sebagai berikut ini :

  • Mulai dengan posisi berbaring dan letakkan kedua tangan di sisi tubuh
  • Angkat kaki membentuk sudut 90 derajat
  • Angkat pinggang Anda dan pastikan kaki tetap vertikal dari tanah
  • Tahan posisi selama beberapa detik, kemudian turunkan pinggang secara perlahan.

Itulah artikel mengenai pengertian senam lantai yang telah kami beberkan untuk Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Dan jangan lupa baca artikel kami yang lainnya. Terima kasih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed