oleh

Pengertian Rumus Momentum Dan Contoh Soal Lengkap

Pengertian Rumus Momentum Dan Contoh Soal Lengkap – Akhir-akhir ini banyak dikabarkan terjadi kecelakaan?. Entah itu kecelakaan tunggal, ganda, atau pun beruntun. Nah, banyak sekali faktor yang dapat memicu terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan seseorang luka ringan, luka berat, bahkan sampai meninggal.

Nah, banyak pertanyaan mengenai gimana sih caranya supaya tahu tingkat keparahan dari kejadian tabrakan itu?. Caranya yaitu dengan menggunakan rumus momentum dimana ini adalah ilmu yang digunakan untuk mengukur gerak dari suatu benda.

Sehingga dapat diketahui berapa kecepatan laju dari kendaraan tersebut. Nah, dalam artikel kali ini, kami telah menyiapkan materi tentang momentum yang sudah dilengkapi dengan pengertiannya, rumusnya, dan juga contoh soalnya. Penasaran?, yuk, simak artikel ini sampai habis.

Rumus Momentum

A. Pengertian Momentum

Mendengar kata momentum tentunya bukan hal yang tabu bukan?. Nah, tahu tidak apa sih momentum itu. Dalam ilmu fisika, momentum atau pusa yaitu besaran yang memiliki hubungan dengan massa dan kecepatan dari sebuah benda.

Momentum sebuah objek yaitu sifat dari objek yang dapat di deskripsikan sebagai massa pada objek saat bergerak. Momentum sendiri dapat mengalami perubahan tergantung dari penggunaan gaya atau pun perubahan kecepatan yang sebanding dengan kecepatan dimana kecepatan sebuah objek dua kali lebih cepat dari pada yang awal.

Perlu digaris bawahi bahwa momentum memiliki total yang selalu sama dalam artian jika dalam sebuah sistem tertutup, oleh objek yang bertumbukan bukan pada gaya non eksternal. Misalnya saja pada tumbukan antara bola-bola biliar di atas meja.

Momentum termasuk besaran vektor karena dipengaruhi oleh gaya dengan arah momentum searah dengan arah kecepatan. Sebuah momentum partikel mampu dilihat sebagai ukuran kesulitan untuk mendiamkan benda.

Smakin dahsyat kekuatan yang dimiliki sebuah benda, maka akan semakin besar pula momentum yang dihasilkan. Momentum akan di titik nol, jika benda atau materi dalam keadaan tidak bergerak atau diam, begitu pula sebaliknya.

B. Rumus

Untuk menghitung sebuah momentum, dapat dengan mengalikan massa objek (m) dengan kecepatan (v), kemudian diukur dengan satuan, misalnya kg m/s atau kilogram meter per second (detik).

Momentum adalah sebuah vektor, karena berasal dari kecepatan bukan kelajuan dengan jarak dan arah seperti momentum linear, maka objek yang berotasi bisa jadi memiliki momentum sudut.

Secara ilmu matematika, rumus dari momentum adalah :

p = m x v

Keterangan :

p = momentum (kg m/s)

m = massa benda (kg)

v = kecepatan benda (m/s)

Baca Juga :

C. Contoh Momentum

Sebuah mobil memiliki momentum yang besar jika dibandingkan dengan sepeda motor yang ringan yang bergerak dengan kelajuan yang sama. Gaya yang dibutuhkan untuk menghentikan sebuah mobil akan lebih besar dibanding menghentikan sepeda motor dalam kurun waktu tertentu.

D. Contoh Soal Momentum

1. Contoh Pertama

Sebuah mobil dengan massa 1000 kg meluncur di jalan tol dengan kelajuan 72 km/jam. berapakah momentum dari mobil tersebut?

Diketahui : 

m = 1000 kg

v   = 72 km/jam

Ditanya :

p = …?

Dijawab :

p = m x v

p = 1000 x 72

p = 72.000 kg m/s

Jadi, momentum dari mobil tersebut adalah 72.000 kg.m/s.

2. Contoh Kedua

Dua buah kelerang masing-masing bermassa 3 kg. Kelereng pertama bergerak ke timur dengan kecepatan 4 m/s dan kelereng kedua bergerak ke utara dengan kecepatan 5 m/s. Tentukan momentum total kedua kelereng tersebut.

Pembahasan

Besaran yang diketahui :

m x = 3 kg

m y = 3 kg

v x = 4 m/s

v y = 5 m/s

Jawab :

p x = m x v

p x = 3 kg x 4 m/s

p x = 12 kg. m/s

 

p y = m x v

p y = 3 kg x 5 m/s

p y  = 15 kg.m/s

 

m total = p x + p y

m total = 12 kg.m/s + 15 kg.m/s

m total = 27 kg.m/s

Jadi, momentum total kedua kelereng adalah 27 kg. m/s


Jadi bagaimana?. Sudah paham kan materi tentang rumus momentum. Jika ada yang bingung, anda bisa menuliskannya pada kolom komentar di akhir artikel. Oke, sekian dulu ya artikel tentang pengertian dari momentum yang sudah lengkap dengan contoh dan rumus nya. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa baca artikel kami yang lain nya. Terima kasih.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed