oleh

Pengertian Revolusi Menurut Para Ahli, Macam, Dan Bentuknya

Pengertian Revolusi Menurut Para Ahli, Macam, Dan Bentuknya – Secara umum, revolusi adalah perubahan sosial dan budaya yang berlangsung cepat dan melibatkan poin utama dari dasar atau kehidupan masyarakat.

Menurut wikipedia, revolusi merupakan perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat. Sedangkan menurut KBBI, revolusi adalah perubahan ketatanegaraan yang dilakukan dengan kekerasan (seperti dengan perlawanan bersenjata).

Terlepas dari beberapa pengertian tersebut, para ahli dunia memiliki pendapatnya sendiri terkait dengan revolusi, berikut diantaranya!.

A. Pengertian Revolusi Menurut Para Ahli

1. Selo Soemardjan

Selo Soemardjan berpendapat bahwa revolusi merupakan Setiap perubahan dalam lembaga-lembaga sosial di masyarakat yang mempengaruhi sistem sosial, termasuk nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok di masyarakat.

2. Koentjaraningrat

Menurutnya, Revolusi adalah usaha untuk dapat hidup sesuai dengan zaman dan konstelasi dunia sekarang.

3. Soerjono Soekanto

Soerjono Soekanto berpendapat bahwa revolusi merupakan salah satu bentuk perubahan sosial. Perencanaan biasanya bertujuan untuk perubahan sosial (perubahan diarahkan) dan didasarkan (planning sosial).

4. Schoorl

Menurutnya, Revolusi adalah penggantian cara tradisional produksi dengan cara yang ditampung dalam arti Revolusi Industri.

5. Harold Rosenberg

Harold Rosenberg berpendapat bahwa Revolusi sebagai tradisi baru yang mengacu pada urbanisasi atau sejauh apa dan bagaimana erosi tempat-tempat umum properti pedesaan.

6. Kingsley Davis

Menurut beliau, Revolusi adalah perubahan sosial yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat.

7. Astrid S. Susanto

Astrid S. Susanto mengemukakan bahwa Revolusi merupakan proses pembangunan yang memberikan kesempatan untuk perubahan demi kemajuan.

8. Gillin

Gillin mengartikan revolusi sebagai cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan dalam geografi, materi budaya, komposisi penduduk, ideologi dan karena difusi serta penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.

9. William Ogburn

Menurut William Ogburn, Ruang lingkup revolusi meliputi unsur-unsur budaya baik material dan non-material (immaterial) untuk menekankan pengaruh besar dari unsur-unsur budaya material dari elemen immaterial.

10. Abdul Syam

Revolusi adalah proses transformasi perubahan ke arah yang lebih maju atau meningkat di berbagai aspek kehidupan masyarakat.

11. Wijoyo Nitisastro

Revolusi merupakan proses transformasi total dari kehidupan tradisional bersama-sama teknologi yang baik (pra-modern) dalam arti organisasi sosial untuk pola ekonomi dan politik.

12. Nimkoff

Nimkoff berpendapat bahwa Revolusi merupakan upaya untuk mengarahkan masyarakat dengan tujuan untuk memproyeksikan diri dari masa depan yang nyata dan bukan pada angan pemikiran yang salah.

13. Wilbert E. Moore

Wilbert E. Moore mengemukakan pendapat bahwa Revolusi merupakan transformasi total kehidupan bersama dalam bidang teknologi dan organisasi sosial ke arah pola-pola tradisional ekonomi dan politik didahului oleh negara-negara Barat yang telah stabil.

14. Alex Thio

Alex Thio mengemukakan bahwa Revolusi adalah bentuk perubahan sosial seperti perubahan dalam masyarakat pertanian menjadi masyarakat industri.

Baca Juga :

B. Macam – Macam

1. Revolusi Perubahan Cepat

Merupakan bentuk perubahan sosial yang terjadi dalam waktu singkat dan berupa perubahan besar yang berdiri secara tunggal. Revolusi ini umumnya menimbulkan adanya konflik sosial karena sebagian masyarakat tidak menerima beberapa aspek pada perubahan-perubahan yang ada.

Contoh bentuk perubahan sosial ini pernah terjadi dalam revolusi industri di Eropa pada abad pertengahan, dan revolusi kemerdekaan Indonesia. Selain berdasarkan kecepatan berlangsungnya, juga bisa dilihat dari skala perubahan yang ditimbulkan.

2. Revolusi Perubahan Kecil

Adalah bentuk revolusi yang tidak membawa dampak langsung bagi masyarakat. Walaupun begitu, perubahan kecil biasanya terjadi secara berkesinambungan dan cepat.

Contoh dari bentuk revolusi ini misalnya perubahan gaya rambut terbaru, model pakaian, desain rumah, dan hal hal kecil lainnya.

3. Revolusi Perubahan Besar

Merupakan bentuk revolusi yang membawa dampak langsung bagi masyarakat karena menyentuh berbagai aspek kehidupan, contohnya seperti sistem kerja dan stratifikasi masyarakat.

Contohnya dalam hubungan sosial, jika kita lihat, masyarakat agraris umumnya memiliki ikatan antar sesama dalam sebuah kebersamaan.

4. Revolusi Perubahan Yang Dikehendaki

Adalah bentuk revolusi yang sudah diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak yang ingin mengadakan perubahan dalam suatu kelompok masyarakat. Pihak yang ingin mengadakan perubahan ini sering disebut dengan istilah Agent of Change atau agen perubahan.

Agen perubahan merupakan seorang individu atau kelompok yang mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk berdiri sebagai pemimpin dalam perubahan struktur sosial kemasyarakatan yang diharapkan. Untuk melakukan proses perubahan sosial, agen perubahan akan melakukan sistem yang teratur dengan perencanaan sosial yang terstruktur.

5. Revolusi Perubahan yang Tidak Dikehendaki

Merupakan bentuk revolusi yang terjadi diluar jangkauan pengawasan dan keinginan masyarakat. Bentuk perubahan semacam ini biasanya dapat menimbulkan beragam akibat sosial berupa konflik sosial. Contoh perubahan ini contohnya terjadi pada kegiatan penggusuran yang diterapkan oleh pemerintah di sebuah kawasan pemukiman kumuh.

6. Revolusi Perubahan Struktural

Adalah bentuk revolusi yang sangat mendasar dan menyebabkan terjadinya perubahan struktur sosial masyarakat.

Contoh revolusi ini terjadi pada perubahan sistem kekuasaan dari pemerintah kolonial ke pemerintahan nasional atau perubahan yang terjadi pada sistem pemerintahan parlementer ke sistem pemerintahan presidensil.

7. Revolusi Perubahan Proses

Merupakan bentuk perubahan yang sifatnya tidak mendasar karena hanya berupa penyempurnaan dari perubahan yang sebelumnya telah terjadi.

Contoh bentuk revolusi ini adalah adanya amandemen terhadap UUD 1945 yang dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

C. Syarat Terjadinya Revolusi

revolusi

Proses terjadinya revolusi harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Berikut beberapa syarat terjadinya revolusi :

  • Ada momentum untuk revolusi, yaitu suatu kondisi ketika segala keadaan baik sekali untuk memulai gerakan revolusi.
  • Adanya pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat.
  • Keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan. Dalam masyarakat harus ada perasaan tidak puas terhadap keadaan dan harus ada keinginan untuk mencapai perbaikan serta perubahan keadaan.
  • Pemimpin tersebut dapat menampung setiap keinginan individu serta menegaskan rasa tidak puas dari masyarakat untuk dijadikan program dan arah bagi gerak masyarakat.
  • Pemimpin tersebut harus bisa menunjukkan suatu tujuan pada masyarakat. Artinya bahwa tujuan tersebut bersifat konkret dan terlihat oleh masyarakat.

Jadi itulah materi tentang pengertian revolusi menurut para ahli lengkap dengan jenis, bentuk, dan lainnya. Semoga artikel ini bermanfaat, dan jika ada yang belum saya tuliskan, anda bisa menuliskannya di kolom komentar. Semoga artikel ini bermanfaat!.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *