Pengertian Paragraf Deduktif : Ciri, Jenis, Dan Contohnya

Pengertian Paragraf Deduktif : Ciri, Jenis, Dan Contohnya – Dalam bahasa Indonesia, ada beberapa istilah atau jenis bahasa yang wajib dipelajari, salah satunya adalah paragraf deduktif. Memang tidak banyak orang yang mengetahui tentang apa itu paragraf deduktif.

Maka dari itu, disini saya akan menerangkan tentang paragraf deduktif, ciri, jenis, dan contohnya. Bagi kalian yang suka belajar bahasa Indonesia, jangan lewatkan materi yang satu ini ya!, berikut materinya!.

A. Pengertian Paragraf Deduktif

Merupakan jenis paragraf yang dikembangkan dengan pemaparan hal yang bersifat umum kemudian menyebarkan hal khusus. Paragraf deduktif bisa dilihat dari letak kalimat utamanya yang berada di awal alinea.

B. Ciri Ciri

Penalaran deduksi merupakan proses penalaran yang bertolak dari peristiwa peristiwa yang sifatnya umum menuju pernyataan khusus. Jika diselidiki secara terperinci, pola paragraf deduktif memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Kalimat utama berada di awal paragraf, artinya inti cerita dari sebuah cerita berada di awal paragraf, dan paragraf setelahnya adalah kalimat penjelas.
  • Diawali dengan pernyataan umum dan disusul dengan uraian uraian khusus.
  • Kalimat utama diperinci dengan kalimat penjelas.
  • Polanya umum khusus, Gagasan utama yang bersifat umum akan diikuti oleh kalimat pendukung yang bersifat khusus. Biasanya berisi penjelasan, contoh, ataupun bukti yang bisa mendukung gagasan utama.

Baca Juga :

C. Contohnya

1. Contoh Pertama

Untuk melakukan telepon maupun sms, kita membutuhkan pulsa. Pulsa bisa kita beli di beberapa tempat seperti agen pulsa, indomaret, maupun alfamart. Jika tidak ada pulsa, kita tidak bisa melakukan telepon, bahkan sms, maka dari itu sebelum melakukan panggilan, pastikan kita memiliki saldo pulsa di ponsel.

Penjelasan :

Disini, paragraf Untuk melakukan telepon maupun sms, kita membutuhkan pulsa merupakan kalimat utama dari paragraf di atas. Kalimat tersebut memberikan info bahwa kita bisa melakukan panggilan maupun sms jika ada pulsa, dan jika tidak ada maka tidak akan bisa.

Dan kalimat setelah kalimat utama merupakan penjelas yang menjelaskan kalimat utama.

2. Contoh Kedua

Untuk membuat makanan, tumbuhan memerlukan matahari untuk melakukan fotosintesis. Bayangkan saja jika tidak ada cahaya matahari, maka tumbuhan tidak akan bisa melakukan proses fotosintesis dan menyebabkan tumbuhan tidak akan bisa memproduksi makanannya. Jika tumbuhan tidak memproduksi makanannya, konsumen seperti manusia dan hewan akan kehabisan salah satu sumber makanannya.

Penjelasan :

Kalimat pertama yakni Untuk membuat makanan, tumbuhan memerlukan matahari untuk melakukan fotosintesis adalah kalimat utama, dan kalimat setelahnya adalah kalimat penjelas.

Pada kalimat utama memberikan informasi bahwa matahari berperan penting untuk melakukan proses fotosintesis.

Nah, itulah artikel singkat tentang pengertian paragraf deduktif beserta ciri ciri dan contoh paragrafnya. Jika anda belum paham, anda bisa menuliskannya pada kolom komentar di akhir artikel.

Semoga bermanfaat ya!, jangan lupa kembali lagi!.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *