Pengertian Korelasi : Rumus, Bentuk Hubungan, Macam, Manfaat

Pengertian Korelasi : Rumus, Bentuk Hubungan, Macam, Manfaat –

Pengertian Korelasi

A. Pengertian

Korelasi adalah salah satu bentuk dan ukuran dengan memiliki beberapa variabel dalam hubungan yang memakai kata dari korelasi positif sehingga terjadi perubahan yang meningkat pada suatu benda.

Perhitungan korelasi jug dapat menggunakan tingkat dengan memperolehan nilai yang cenderung semakin rendah dengan variabel pada perubahan yang semakin meningkat.

Jadi, perbandingan dari kedua variabel dengan hubungan independen yang sesuai dengan perubahan variabel itu sendiri akan berhubungan dengan tingkatan independen.

B. Bentuk Hubungan

Berikut bentuk lain dari hubungan korelasi :

1. Korelasi Linear Positif

Perubahan nilai yang diikuti nilai variabel secara teratur ke arah yang sama sehingga mengalami kenaikan perubahan nilai koefisien pada pasangan data dari variabel sehingga mempunyai bentuk Linear positif.

2. Korelasi Linear Negatif

Perubahan nilai yang diikuti nilai Variabel secara teratur, namun memiliki arah yang berlawanan dengan kenaikan Variabel yang tidak teratur. Nilai koefisien bisa menunjukan beberapa pasang data yang memiliki linear negatif pada tekanan yang kuat.

3. Tidak berkolerasi

Kenaikan nilai yang cenderung diikuti pada penurunan dengan diikuti pada kenaikan variable yang berlawanan. Nilai Koefisien memiliki pasangan data dengan korelasi yang lemah.

C. Manfaat Analisa

Analisa korelasi terkadang bisa digunakan dalam menyatakan tentang derajat antara kekuatan dengan hubungan variabel sehingga dapat mengetahui hubungan variabel dengan mendeskripsikan tentang gambaran yang akan memiliki manfaat.

D. Kegunaan

Berikut contoh kegunaan korelasi :

  • Dapat mengukur beberapa hubungan variabel
  • Bisa memotivasi kerja terhadap produktivitas variabel
  • Dapat menentukan kualitas layanan
  • Bisa melakukan tingkatan inflasi pada variabel tertentu.

Baca Juga :

E. Macam – Macam

Korelasi mempunyai macam – macam tingkatan yang telah dikenal. Berikut penjelasan masing-masing korelasi tersebut.

1. Korelasi Sederhana

Merupakan salah satu teknik statistik yang mengukur kekuatan antara hubungan variabel untuk mengetahui dari bentuk hubungan yang bersifat kuantitatif.

Kekuatan hubungan tersebut mempunyai variabel dengan hubungan erat atau lemah. Jadi, korelasi sederhana bisa digunakan untuk mengukur statistik parametrik dengan jumlah besaran dari ukuran parameter populasi.

2. Korelasi Parsial

Adalah salah satu metode pengukuran antara hubungan variabel yang bebas dengan variabel tidak bebas, sehingga bisa dengan mudah mengontrol salah satu variabel. Berikut contoh korelasi parsial dalam memberikan analisa :

  • 0.000 – 00,199 = sangat rendah
  • 00,20 – 00,3999 = rendah
  • 00,40 – 00,5999 = sedang
  • 0,600 – 00,799 = kuat
  • 0,800 – 1,0000 = sangat kuat

3. Korelasi Ganda

Merupakan bentuk yang bisa digunakan untuk melihat berbagai hubungan antara variabel dalam bentuk independen dan dependent sehingga dapat berkaitan dengan interkorelasi dari variabel dependen.

Jadi, korelasi gandamemiliki nilai yang bisa memberikan kuat tidaknya pengaruh dengan hubungan antar variabel secara bersama-sama.

Korelasi ganda memiliki koefisien dengan besar kecilnya antara hubungan dengan variabel yang akan dinyatakan pada bilangan, dan disimbolkan mulai 1- 0 dan +1.

F. Rumus

rumus korelasi

Keterangan :

  • n : Pasangan data X atau Y
  • Σx : suatu Jumlah dari bentuk Variabel X
  • Σy : Jumlah dengan Variabel Y
  • Σx2 : sebuah Kuadrat dengan Jumlah pada Variabel X
  • Σy2 : Kuadrat dengan Jumlah pada Variabel Y
  • Σxy : suatu hasil dari Perkalian dan Jumlah
  • Bentuk Variabel X atau Variabel Y

Jadi, itulah materi singkat tentang  pengertian korelasi, macam – macam, hubungan, kegunaan, dan rumusnya lengkap. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua!.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed