Pengertian Ilmu Filsafat : Ciri – Ciri, Kegunaan, Dan Cabang Ilmu

Pengertian Ilmu Filsafat : Ciri – Ciri, Kegunaan, Cabang Ilmu, Contoh – Filsafat, beberapa dari anda pasti pernah mendengar istilah ini, khususnya dalam ilmu sejarah dan bahasa Indonesia. Contohnya seperti seorang filsafat yunani.

Nah, bagi kalian yang belum tahu dan ingin mengetahui apa itu ilmu filsafat, berikut definisi ilmu filsafat, ciri, kegunaan, cabang ilmu, dan contohnya lengkap.

A. Pengertian Ilmu Filsafat

filsuf

Arti dari filsafat adalah sebuah pemikiran dan kajian kritis terhadap kepercayaan dan sikap yang sudah dijunjung tinggi kebenarannya melalui pencarian dan analisis konsep dasar mengenai bidang kegiatan pemikiran seperti prinsip, keyakinan, konsep, dan sikap umum dari suatu individu atau kelompok untuk menciptakan kebijaksanaan dan pertimbangan yang lebih baik.

Secara etimologis, istilah filsafat berasal dari bahasa Arab yang berarti falsafah, dan jugad dari bahasa Yunani yaitu philosophia yang terdiri dari kata philien yang berarti cinta dan sophia yang berarti kebijaksanaan. Jadi filsafat berarti cinta akan kebijaksanaan atau love of wisdom.

B. Ciri – Ciri

  • Analisis, mengulas dan mengkaji secara rinci mengenai sesuatu, termasuk konsep dasar yang dengannya kita memikirkan dunia dan kehidupan manusia.
  • Deskriptif, sebuah uraian yang terperinci mengenai suatu hal.
  • Evaluatif, ialah upaya sesungguhnya untuk menilai dan menyikapi segala persoalan yang dihadapi manusia, yang berupa pemastian kebenaran, kebaikan, dan kelayakan,
  • Kritis, sikap dan pikiran yang mempertanyakan segala sesuatu dengan tidak menerima begitu saja apa yang terlihat tidak dianggapnya benar.
  • Radikal, sebuah pemikiran yang dalam sampai kepada hasil yang esensial dan fundamental.
  • Sistematis, adalah pola dan metode berpikir yang logis dan runtut meskipun spekulatif.
  • Spekulatif, upaya akal budi manusia yang bersifat perekaan, penjelajahan dan pengandaian dan tidak terbatas hanya pada rekaman indera dan pengamatan lahiriah.
  • Universal, yakni pemikiran yang luas dan tidak membahas aspek tertentu saja.

C. Kegunaan

  • Tanpa adanya ilmu filsafat, tidak akan ada persoalan baru yang harus dipecahkan dan menjadi ilmu baru yang berguna bagi kehidupan manusia
  • Membuat manusia lebih memahami kehidupan pada arti yang sebenarnya.
  • Ilmu filsafat membentuk ilmu pengetahuan baru yang berawal dari hipotesis, lalu berkembang menjadi tesis yang dapat dipertanggungjawabkan, hingga menjadi hukum atau ilmu baru.
  • Hal untuk pemecahan masalah secara tertentu atau spesifik dalam dimensi ruang dan waktu yang terbatas.

D. Cabang Ilmu

Filsafat memiliki beberapa ilmu, yakni etika, estetika, metafisika, epistemologi dan logika. Berikut pengertian dari setiap cabang :

1. Etika

Istilah etika berasal dari kata yunani, yakni etos dan etikos. Etos berarti sifat, watak, kebiasaan, tempat biasa. Etikos berarti susila, keadaban, atau perbuatan yang baik.

Menurut cabang filsafat ini, manusia dipandang dari segi perilakunya. Pada hakikatnya, nilai tindakan manusia terikat pada tempat dan waktu, selain itu baik buruknya manusia ditentukan oleh sudut pandang masyarakat.

Dapat kita ambil contoh dimana perilaku yang dianggap wajar atau biasa-biasa saja di wilayahnya belum tentu dianggap biasa saja di wilayah lain.

2. Estetika

Istilah estetika berasal dari bahasa Yunani, yakni aisthesis yang berarti pencerapan indrawi. Merupakan cabang filsafat yang membahas tentang seni nilai dan keindahan.

3. Metafisika

Berasal dari bahasa Yunani meta phisyka yang berarti, upaya untuk mengkarakteristikkan eksistensi atau realitas sebagai suatu keseluruhan. Secara umum di dalam metafisika terdapat suatu pembahasan filsafat yang komprehensif mengenai seluruh realitas atau tentang segala sesuatu yang ada.

tiIni sama seper pendapat plato mengenai ide atau idea yang berarti realitas sesungguhnya bukanlah yang tampak oleh kita dalam dunia nyata.

Baca Juga :

4. Epistimologi

Istilah epistemologi juga berasal dari bahasa yunani, yaitu epitesme yang berarti pengetahuan dan logos yang berarti ilmu. Dapat diartikan bahwa epistimologi merupakan cabang filsafat yang membahas tentang pengetahuan.

Dengan mempelajari ilmu ini, kita diharapkan dapat membedakan antara pengetahuan dan ilmu, serta mengetahui kebenaran tentang ilmu tersebut

5. Logika

Salah satu cabang ilmu filsafat yang membahas tentang pengetahuan rasional atau ilmu pengetahuan yang mempelajari kecakapan atau berpikir lurus, tepat, dan teratur. Logika sebagai ilmu pengetahuan memiliki objek material, yakni berpikir dan objek formal logika adalah penalaran yang ditinjau dari segi ketepatannya.

Jadi, itulah materi tentang pengertian ilmu filsafat lengkap dengan ciri ciri, jenis, kegunaan, dan cabang ilmu. Semoga artikel ini bisa menjawab semua keraguan dalam pikiran kalian, dan tentunya bermanfaat!.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *