Pengertian Hujan Asam : Sejarah, Penyebab, Proses, Dampaknya

Pengertian Hujan Asam : Sejarah, Penyebab, Proses, Dampak – Hujan asam, merupakan salah satu jenis hujan yang sering kita dengar, meskipun banyak diantara kita belum mengetahuinya secara jelas.

Dari proses terjadinya, ada beberapa jenis hujan, seperti hujan orografis, frontal, muson, zenithal, buatan, dan siklonal. Dan menurut bentuknya, ada hujan es, salju, asam, dan masih banyak lagi.

Pada artikel kali ini, saya akan menerangkan mengenai hujan asam secara lengkap dari awal sampai akhir. Yuk simak bersama sama!.

Pengertian Hujan Asam

Hujan asam adalah segala bentuk hujan yang memiliki tingkat keasaman atau pH dibawah normal, yakni dibawah 5,6. Secara umum, hujan yang turun di wilayah Indonesia memiliki pH normal sekitar 6. Dan hujan asam ini mempunyai kandungan pH di bawah kadar normal tersebut.

Asamnya hujan ini dikarenakan adanya kandungan karbondioksida atau gas CO₂ yang larut dengan air hujan tersebut dan memiliki bentuk sebagai asam lemah.

Hujan asam terjadi ketika sulfur dioksida (SO²) dan nitrogen oksida (NOX) menyebar di atmosfer setelah diangkut oleh angin atau arus udara.

1. Sejarah

Fenomena hujan asam ini diketahui pada akhir abad ke 17 dari buku karya Robert Boyle pada tahun 1960 yang berjudul A General History of the Air.

Berikutnya, revolusi industri di Eropa yang dimulai sekitar awal abad ke 18 memaksa penggunaan bahan bakar batubara dan minyak sebagai sumber utama energi untuk mesin-mesin. Akibatnya, tingkat faktor penyebab dari hujan asam yakni gas-gas SO2, NOX dan HCl meningkat. Padahal biasanya faktor penyebabnya hanya berasal dari gas-gas gunung berapi dan kebakaran hutan.

Istilah hujan asam pertama kali digunakan oleh Robert Angus Smith tahun 1872 saat menguraikan keadaan di Manchester, sebuah daerah industri di Inggris utara. Ia menjelaskan fenomena hujan asam pada bukunya yang berjudul Air and Rain: The Beginnings of Chemical Technology.

Probel hujan asam berskala besar pertama terjadi pada tahun 1960-an ketika sebuah danau di Skandinavia meningkat keasamannya yang mengakibatkan berkurangnya populasi ikan.

2. Penyebab

  • Pemakaian batu bara sebagai bahan bakar secara besar besaran bisa menyebabkan kadar gas SOx di udara meningkat, yang apabila bereaksi dengan uap air akan membentuk asam sulfit dan asam sulfat.
  • Proses industri besi dan baja menghasilkan gas SOx yang dapat menyebar kelingkungan sekitar.
  • Keadaan meteorologi dan geografi setempat yang bisa mempengaruhi persebaran SOx.
  • Kelembapan udara juga mempngaruhi kecepatan perubahan SOx menjadi asam sulfit maupun asam sulfat yang akan berkumpul bersama awan yang akhirnya jatuh sebagai hujan asam.

Baca Juga :

3. Proses

  • Banyaknya aktivitas baik aktivitas alam maupun aktivitas manusia yang menimbulkan berbagai macam gas penyebab hujan asam, seperti karbon dioksida, karbon monoksida, sulfur dioksida, dan hidrogen sulfur.
  • Kemudian terjadi penguapan oleh berbagai macam sumber air yang disebabkan karena pemanasan sinar matahari dan menghasilkan uap air dalam jumlah besar.
  • Selanjutnya, uap air yang timbul dari pengembunan tersebut akan bertemu dengan gas- gas yang menyebabkan terjadinya hujan asam tersebut. Yakni karbon dioksida dan karbon monoksida dengan uap air, serta hidrogen sulfur dan sulfur oksida dengan uap air.
  • Adanya pertemuan uap air dengan karbo ndioksida maupun karbon monoksida ini akan menghasilkan asam yang bersifat lemah. Hidrogen oksida dan sulfur dioksida ketika bertemu dengan uap air akan menghasilkan asam yang bersifat kuat.
  • Kemudian kandungan air dan gas tersebut terbawa oleh angin menuju tempat yang jauh dari sumbernya dan semakin ke atas.
  • Ketika sudah sampai di atas, materi tersebut mengalami kejenuhan sehingga menjatuhkan kandungan airnya sebagai titik- titik air atau hujan. Dan hujan yang bercampur dengan gas gas inilah yang dinamakan sebagai hujan asam.

4. Dampak

dampak acid rain

  • Menyebabkan Jumlah Ikan Dan Populasi Laut Mengalami Penurunan, Meskipun dari segi warna dan juga rasa hujan ini seolah tidak bebeda dengan hujan pada umumnya, namun hujan ini mempunyai kandungan pH yang tidak sama dengan jenis hujan yang lainnya. Kandungan pH dari hujan asam ini akan menyebabkan jumlah ikan menjadi berkurang. Pengurangan ini karena ikan- ikan tersebut mati oleh kandungan yang terdapat pada hujan asam ini.
  • Merusak Lapisan Lilin Yang Ada Di Daun Tumbuhan, Terkadang kita menjumpai beberapa jenis pepohonan yang memiliki daun yang dilapisi oleh lapisan lilin. Lapisan lilin ini berfungsi untuk menjaga pohon. Adanya hujan asam ini merusak lapisan lilin tersebut.
  • Hilangnya Beragam Nutrisi Yang Dimiliki Tumbuhan, Apabila nutrisi hilang dari tumbuhan maka hal ini akan mengakibatkan tumbuhan menjadi rentan terserang penyakit, seperti tidak tahan dengan cuaca yang dingin serta mudah terkena seragan hama, maupun jamur.
  • Pertumbuhan Akar Tanaman Yang Lambat, Jika perkembangan akar menjadi lambat, Akibatnya, tanaman menjadi sulit untuk berkembang.
  • Menyebabkan Banyak Penyakit Kulit Pada Manusia, Tidak hanya berdampak buruk pada tumbuhan dan hewan saja, manusia pun juga merasakan dampaknya, diantaranya munculnya penyakit seperti penyakit paru- paru dan juga penyakit kulit.
  • Mempercepat Proses Karat Pada Besi, Hal ini terjadi karena kandungan yang ada di dalam hujan asam tersebut. Contohnya seperti paku yang terkena unsur asam pasti lebih cepat berkarat daripada paku yang tidak terkena unsur asam sama sekali.

5. Cara Mencegah Terjadinya Hujan Asam

  • Menggunakan bahan bakar pengganti batu bara dan belerang.
  • Menggunakan bahan ramah lingkungan dan mendaur ulangnya kembali sehingga sedikit mengurangi pencemaran.
  • Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor yang bisa menimbulkan banyak gas beracun.

Nah, sampai disini apakah kalian sudah paham tentang pengertian hujan asam, dampak, proses dan lainnya tentang hujan asam?. Jika belum, tanyakan di kolom komentar ya!.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua, dan jangan lupa kembali lagi ke klikpedia ya!.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed