oleh

Pengertian Besaran Skalar, Contoh, Dan Cara Mengetahui Besaran Skalar

Pengertian Besaran Skalar, Contoh, Dan Cara Mengetahui Besaran Skalar – Saat kalian disuruh oleh guru untuk mengukur luas dari tabung, prisma, maupun benda yang lain, maka yang akan kalian sebut hanya angkanya saja, misalnya saja 34 cm². Sama halnya ketika kalian membeli buah atau sayur angka yang tertera dalam timbangan menunjukkan massa, misalnya saja 2 kg.

Nah, berikut ini adalah pembahasan lengkap tentang besaran skalar. Lebih lanjutnya silahkan simak tentang besaran skalar yang tentunya sudah lengkap dengan pengertian besaran skalar, tabel besaran skalar, dan contoh besaran skalar.

Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita bahas pengertian dari besaran skalar dulu. Yuk, baca terus artikel ini sampai habis.

A. Pengertian Besaran Skalar

Dalam ilmu fisika, skalar memiliki arti kuantitas yang dapat dijelaskan dengan satu angka (tanpa dimensi atau pun dalam suatu kuantitas fisika). Atau anda juga bisa menyebut besaran skalar merupakan besaran yang tidak memiliki arah.

Yang termasuk dari besaran skalar diantaran nya, massa, waktu, suhu, panjang, kelajuan, jarak, kerapatan muatan, luas, volume, potensial listrik dan juga arus listrik. Berikut ini adalah tabel dari besaran skalar :

Besaran Skalar
Waktu
Volume
Kelajuan
Massa
Panjang
Jarak
Daya
Usaha
Energi Kinetik
Energi Potensial

B. Contoh Besaran

Contohnya saja kecepatan, percaya kah kamu jika sebuah kecepatan itu memiliki arah?. Tentunya kamu harus percaya ya, karena memang kecepatan selalu memiliki arah.

Misalnya saja ketika sebuah benda bergerak dengan kecepatan tertentu, yang tentunya pasti memiliki arah gerak tujuan. Misalnya saja sebuah truk yang bergerak dengan kecepatan 70 km per jam ke arah barat.

Atau pun ketika kamu lari dengan kecepatan 50 km per jam ke arah gawang untuk menggiring bola. Tentunya semua gerakan itu memiliki arah bukan?.

Jika dibandingkan dengan besaran jarak, ketika kamu mengukur jarak pastinya tidak ada arah tujuan. Misalnya saja dengan panjang meja 120 cm, panjang keramik 30 cm. Dan tidak ada yang akan menyebut “keramik memiliki panjang 30 cm … ke arah barat daya”.

Dari sinilah dapat ditarik kesimpulan bahwa :

“karena tidak adanya arah, maka jarak dan panjang akan masuk ke dalam besaran skalar”

1. Waktu

Sering merujuk kepada waktu, pengukuran detik, menit, jam, hari, minggu, bulan bahkan tahun.

2. Volume

Volume dapat mengacu pada volume medium, misalnya saja berapa banyak media yang hadir. Sesuatu dari ton ke ons, mililiter dan mikrogram semua itu besaran skalar, selama mereka dapat ditetapkan pada sebuah media yang diukur dan bukan gerakan medium.

Baca Juga :

3. Kelajuan dan Suhu

Besaran ini sering dipakai dalam perhitungan besaran skalar fisik kelajuan dan juga suhu. Kelajuan dan suhu akan tetap menjadi besaran skalar  asalkan mereka tidak terkait dengan arah gerakan.

Misalkan saja dipakai dalam pengukuran kelajuan pada mil atau pun kilometer per jam atau pengukuran suhu sebuah media keduanya tetap besaran skalar selama mereka tidak terkait dengan arah perjalanan pada media ini.

C. Cara Menyatakan Besaran Skalar

Dengan definisi yang sudah saya jelaskan di atas, ini adalah beberapa contoh cara menyatakan besaran skalar.

  • Massa kayu itu 2 kg (Berat/Massa)
  • Panjang papan tulis itu 200 cm (Panjang)
  • Daya listrik sebesar 900 Watt (Daya Listrik)
  • Kelajuan mobil itu 15 m/s (Kecepatan)
  • Luas lapangan itu adalah 1 hektar (Luas)
  • Massa jenis air adalah 1.000 kg/m3 (Massa Jenis)
  • Jarak dari rumah ke pasar adalah 1 km (Jarak)

Jadi gimana, sudah paham tentang materi ini kan?. Jika masih ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar.

Sekian dulu artikel mengenai pengertian besaran skalar ini, semoga artikel ini mampu membantu kamu untuk menjawab menambah wawasan. Jangan lupa untuk baca artikel kita yang lainnya ya. Terima kasih.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed