√ Pengertian Batuan Beku : Ciri – Ciri, Bentuk, Dan Contohnya

Pengertian Batuan Beku : Ciri – Ciri, Bentuk, Dan Contohnya – Batuan merupakan sekumpulan batu yang ada di dalam kerak bumi. Ada banyak sekali jenis batuan tergantung dari berat, proses pembentukan, tekstur, dan faktor lainnya,

Salah satu jenis batuan tersebut adalah Batuan beku. Mungkin dari anda sudah sering mendengar hal ini, namun belum mengetahui tentang batuan beku.

Lalu apa itu batuan beku?, bagaimana kita bisa membedakannya dengan jenis bantuan yang lain?. Pada artikel kali ini akan kita ulas lengkap tentang batuan beku, yuk simak!.

A. Pengertian Batuan Beku

Batuan beku merupakan jenis batuan yang terbentuk akibat magma cair yang mengalami pembekuan. Untuk prosesnya, Magma cair dalam jangka waktu tertentu berubah menjadi padat sehingga dinamakan dengan batuan beku.

Selain itu bisa juga terbentuk melalui berbagai batuan ekstrusif atau vulkanik yang terjadi di dekat gunung berapi.
Batuan intrusif adalah batuan yang melalui proses dari kristalisasi magma di bawah permukaan Bumi.

Magma yang meleleh berubah menjadi keras seperti batu. Sedangkan batuan ekstrusif atau vulkanik ditemukan pada waktu magma yang keluar menuju ke atas permukaan Bumi.

B. Ciri – Ciri

Batuan beku memiliki cirinya tersendiri yang membedakannya dengan jenis batuan lain. Berikut ciri-cirinya :

  • Batuan beku memiliki banyak warna yang disebabkan oleh penyusun batuan tersebut. Contoh warnanya yakni hitam, putih cerah dan abu-abu.
  • Tekstur batuan beku tergantung pada kandungan dari komposisi mineralnya. Jenis dan mineralnya memiliki hubungan yang sangat erat dengan granularitas, kristanilitas, dan bentuk kristal.
  • Apabila suatu batuan beku mengalami perlambatan magma yang ada, maka kemungkinan bentuk dari kristal berbentuk kasar. Sebaliknya, jika magma yang mempercepat prosesnya dalam pembuatan batuan beku, maka bentuk dari kristal tersebut berbentuk dalam keadaan halus.

Baca Juga :

C. Bentuk Kristal

Kristalisasi adalah bagian kecil dari jenis batuan. Ada 3 bentuk kristal bila diamati melalui pandangan 2 dimensi yaitu :

  • Anhendral : yaitu tidak ada kristal asli dalam batuan.
  • Subhedral : yaitu batas dari kristal yang sebagian sudah tidak terlihat.
  • Euhedral : ialah bentuk asli bidang kristal dan menjadi batas mineral.

Sedangkan jika dilihat dari 3 dimensi, ada 4 kristal, yakni :

  • Ireegular : yaitu kristal yang tidak memiliki bentuk teratur.
  • Prismitik : yakni satu bentuk kristal yang lebih panjang dari tiga lainya.
  • Tabular : yaitu dua dimensi lebih panjang dari lainnya.
  • Equidimensional : ketiga dimensi kristal yang sama panjang.

D. Contoh Batuan Beku

contoh batuan beku

  • Batu Granit : Memiliki struktr butiran yang kasar yang memiliki berbagai jenis warna.. Batu granit dapat ditemukan di pinggir pantai dan dasar sungai. Manfaat batuan granit yakni digunakan untuk beberapa bahan bangunan. Batuan granit termasuk salah satu jenis batuan beku dalam.
  • Batu Apung : Memiliki bentuk dari batu berongga dengan warna khas. Manfaat batu ini dipakai untuk mengamplas kayu dan juga sebagai alat penggosok pada bangunan.
  • Andesit : Memiliki warna putih dengan sedikit campuran abu-abu dan strukturnya butiran kecil.
  • Obsidian : Warnanya hitam atau cokelat tua. Batu ini biasanya disebut dengan batu kaca.
  • Kimberlitte : Kimberlite merupakan batuan vulkanik ultrabasa, cukup langka karena mengandung biji berlian.
  • Bassal : Sering disebut batu lava. Batu ini memiliki ciri – cir warnanya keabu-abuan dan tersusun dari butiran kecil.
  • Gabro : Adalah jenis plutonik gelap dari batuan beku yang diangggap setara plutonik dari basal. Batuan gabro tidak memiliki feldspar alkali, namun hanya plagioklas saja.
  • Batu Granodiorit : Merupakan batuan plutonik yang terdiri dari biotit hitam, plagioklas putih, hornblende abu – abu gelap dan kuarsa abu – abu tembus cahaya.
  • Komatiite : Adalah lava ultramavik purba yang langka, termasuk ke dalam peridotit ekstrusif.
  • Felsite : Merupakan batuan beku berbutir halus tetapi tidak berkaca yang terdiri dari mineral kuarsa. Batuan felsite biasanya disebut dengan ekuivalen ekstrusif dengan granit.

Jadi itulah beberapa contoh dan pengertian batuan beku lengkap dengan penjelasannya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita semua. Jika ada yang kurang atau masukan, tulis di kolom komentar ya!.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *