Pengertian Akronim, Macam, Aturan, Singkatan, Pedoman Lengkap

Pengertian Akronim, Macam, Aturan, Singkatan, Pedoman Lengkap – Kita sebagai warga negara Indonesia yang baik, harusnya mengetahui istilah istilah bahasa Indonesia. Namun saking banyaknya istilah bahasa indonesia yang ada bisa membuat kita bingung.

Pada artikel kali ini, saya akan membahas mengenai Akronim dengan lengkap. Mulai dari pengertian, macam, aturan, singkatan, pedoman, dan masih banyak lagi. Oke langsung saja, berikut pembahasannya lengkap.

Pengertian Akronim

Akronim merupakan kependekan yang berupa suatu gabungan dari huruf atau suku kata, maupun bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar. Atau bisa juga disebut singkatan dari dua kata atau lebih yang diberlakukan sebagai sebuah kata.

Kepopuleran sebuah akronim bisa menghilangkan kata yang diakronimkan tersebut. Orang-orang cenderung akan mengingat kata-kata yang diakronimkan tersebut, apalagi jika kata yang diakronimkan tersebut gampang diucapkan. Kemudian bisa menyebabkan kata dasar dari akronim tersebut menjadi tidak dikenal lagi.

Contohnya saja seperti Satlantas, Polsek, Polres, kata kata ini merupakan akronim, yang dimana lebih dikenal daripada kata dasarnya.

Atas fakta tersebut, beberapa pengamat bahasa Indonesia mengkritik atas penggunaan-penggunaan akronim yang dinilai dapat mengganggu tatanan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Macam – Macam

1. Akronim dari nama diri yang berupa dari gabungan huruf awal dari kata. Pada akronim ini semuanya ditulis dengan huruf kapital. Contoh :

  • SIM (Surat Izin Mengemudi)
  • BRI (Bank Rakyat Indonesia)
  • ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia)
  • TNI (Tentara Nasional Indonesia)
  • NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)
  • Dan masih banyak lagi

2. Dari nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata. Pada jenis akronim ini, pada huruf awal ditulis dengan huruf kapital. Contohnya :

  • Akabri (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia)
  • Bulog (Badan Urusan Logistik)
  • Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat)
  • Dan masih banyak lagi

3. Akronim yang bukan nama diri, berupa gabungan dari huruf, suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret. Pada jenis akronim ini, semua kata di tulis dengan huruf kecil. Contohnya :

  • pemilu (Pemilihan Umum)
  • jurdil (jujur dan adil)
  • Dan masih banyak lagi

C. Aturan Pembuatan Akronim

  • Jumlah suku kata dalam sebuah akronim tidak boleh lebih dari kata yang sudah lazim digunakan dalam bahasa Indonesia. Artinya yakni tidak boleh lebih dari tiga suku kata.
  • Dibuat dengan melihat sebuah keserasian antara vokal dan konsonan yang sesuai dengan pola kata bahasa Indonesia. Dibuat sedemikian rupa agar lebih mudah untuk diingat.

Baca Juga :

D. Pedoman Umum Penulisan Singkatan Dan Akronim

Perlu diketahui bahwa pedoman penulisaan akronim dan singkatan itu berbeda ya teman-teman, berikut pedoman penulisan pada singkatan dan akronim

  • Akronim
    • Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital.
    • Nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital.
    • Akronim yang bukan nama diri yang berupa gabungan huruf, suku kata, ataupun huruf dan suku kata dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kecil.
  • Singkatan
    • Singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat diikuti dengan tanda titik.
    • Nama resmi lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, badan/organisasi, serta nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik.
    • Umumnya terdiri dari tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Tetapi, singkatan umum yang terdiri hanya dari dua huruf diberi tanda titik setelah masing-masing huruf.
    • Lambang kimia, singkatan satuan ukur, takaran, timbangan, dan mata uang asing tidak diikuti tanda titik.

Itulah pembahasan singkat mengenai pengertian akronim lengkap dengan penjelasannya yang wajib anda ketahui sebagai warga negara yang baik. Oke, semoga artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ya, terima kasih.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed