Mengenal Jenis Jenis Teleskop Dan Fungsinya Lengkap

Mengenal Jenis Jenis Teleskop Dan Fungsinya – Di malam hari yang cerah, ada banyak sekali bintang di langit, seakan akan kita ingin pergi ke bintang tersebut dan memegangnya secara langsung. Namun apa daya kemampuan manusia terbatas hanya sampai disitu.

Tetapi, ada sebuah alat yang bisa membantu kita untuk melihat bintang yang jaraknya jutaan tahun dari tempat kita berada, namanya Teleskop. Teleskop adalah sebuah alat bantu penglihatan (optik) untuk mengamati sebuah benda-benda yang jauh, terutama benda yang berada di langit seperti bulan dan bintang.

Ada banyak jenis teleskop, dan setiap teleskopnya memiliki fungsi yang berbeda satu dengan yang lainnya. Berikut beberapa jenis teleskop dan fungsinya lengkap.

Jenis Jenis Teleskop Dan Fungsinya

A. Berdasarkan Perbedaan Penggunaan Alat Optik

1. Teleskop Refraktor

teleskop refraktor

Teropong refraktor merupakan jenis teleskop yang terdiri dari beberapa kaca lensa sebagai sebuah alat yang digunakan untuk menangkap cahaya dan menjalankan fungsi teleskop.

Teleskop jenis ini yang sering menjadi asumsi kebanyakan orang tentang bentuk teleskop itu sendiri. Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh teleskop ini terletak pada kemampuannya memisahkan dua objek yang berada dikejauhan.

Teleskop refraktor cocok sekali digunakan untuk pengamatan benda-benda langit planet alias objek yang memiliki cahaya terang seperti Bulan, Planet, Bintang, dan benda langit lainnya.

Teleskop ini memiliki kelemahan, yaitu munculnya aberasi kromatik dan aberasi sferis yang disebabkan oleh cacat lensa. Aberasi kromatik merupakan cacat lensa yang menciptakan warna pelangi disekitar bayangan benda langit. Namun seiring berkembangnya zaman, kini aberasi kromatik dapat dihindari dengan menambahkan lensa korektor yang berada tepat di bagian belakang lensa obyektif.

2. Teropong Reflektor

teleskop reflektor

Reflektor adalah jenis teleskop yang menggunakan cermin sebagai pengganti lensa untuk menangkap cahaya dan memantulkannya. Teleskop ini dikembangkan setelah teleskop refraktor diciptakan. Teleskop reflektor dikembangkan oleh Issac Newton dengan tujuan ingin menghilangkan kelemahan teleskop yang dimiliki jenis teleskop refraktor.

Issac Newton menggunakan cermin sebagai media pengumpul cahaya. Jika pada teleskop refraktor letak pengumpul cahaya yang berupa lensa terdapat di bagian depan tabung teleskop, maka letak pengumpul cahaya pada teleskop reflektor terletak di bagian belakang tabung teleskop.

3. Teleskop Katadioptrik

teleskop katadioprik

Teleskop catadioptrik merupakan jenis teleskop yang memiliki sistem kerja yang hampir sama dengan dua jenis teleskop di atas. Karena pada teleskop ini adalah penggabungan dari teleskop refraktor dan reflektor, yang menggunakan dua media untuk pengumpulan cahayanya, yakni cermin dan lensa.

Baca Juga :

B. Berdasarkan Tujuan Penggunaan

1. Teleskop Bumi

Teleskop bumi yang disebut juga teropong medan menghasilkan bayangan akhir yang tegak terhadap arah benda semula. Hal ini dapat diperoleh dengan menggunakan lensa cembung ketiga yang disisipkan di antara lensa obyektif dan lensa okuler. Lensa cembung ketiga hanya berfungsi membalik bayangan tanpa perbesaran, oleh karena itu lensa ini disebut lensa pembalik.

2. Teropong Bintang

Teleskop bintang digunakan untuk mengamati benda-benda luar angkasa. Teropong bintang menggunakan dua buah lensa positif, masing-masing sebagai lensa obyektif dan lensa okuler. Berbeda dengan mikroskop, pada teropong jarak fokus, lensa objektif lebih besar dari jarak fokus lensa okuler.

3. Teleskop Galilei

Teleskop Galilei disebut juga teleskop panggung. Teropong ini menghasilkan bayangan akhir yang tegak dan diperbesar dengan menggunakan dua buah lensa, lensa positif sebagai lensa obyektif dan lensa negatif sebagai lensa okuler

4. Teleskop Prima

Teleskop prisma adalah teleskop yang berfungsi untuk melihat benda yang jauh agar tampak lebih dekat dan terlihat jelas. Berfungsi membalikan arah cahaya bayangan pada objek

C. Fungsi Teleskop

  • Memudahkan astronom melihat objek yang sangat jauh di luar angkasa
  • Pada teleskop hubble, teleskop ini membantu manusia untuk mengamati benda-benda di luar angkasa. Teleskop ini diletakkan di luar angkasa untuk mengirim sebuah gambar dengan menggunakan gelombang elektomagnetik yang akan ditangkap oleh bumi dengan hasil yang jernih.
  • Berfungsi untuk mengumpulkan cahaya dan memfokuskannya lebih besar dari segi diameternya, sehingga lebih banyak cahaya yang bisa dikumpulkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed