Macam – Macam Gerak Pada Tumbuhan Beserta Penjelasannya!

Macam – Macam Gerak Pada Tumbuhan Beserta Penjelasannya! – Tumbuhan termasuk makhluk hidup, meskipun memang tidak bergerak seperti umumnya manusia dan hewan. Gerak pada tanaman memang tidak banyak, karena tumbuhan tidak memiliki kaki maupun tangan.

Gerak pada tumbuhan ini terbatas hanya bagian bagian tertentu saja seperti Daun, Akar, dan bagian tertentu lainnya. Dan gerakan tersebut umumnya dibedakan oleh rangsangan, baik gerak menuju sumber rangsangan atau menjauhi sumber rangsangan.

Ada 2 jenis gerak tumbuhan, yakni gerak Endonom dan Etionom. Berikut penjelasannya mengenai masing-masing gerak tersebut!

Gerak Pada Tumbuhan Beserta Penjelasannya

A. Gerak Endonom (Autonom)

endonom

Gerak endonom merupakan gerakan tumbuhan yang dipengaruhi dengan rangsangan yang berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri. Jenis gerakan ini juga sering disebut sebagai gerak otonom atau gerak spontan.

Contoh gerakan ini terdapat pada gerakan bagian – bagian tumbuhan seperti batang, akar, daun karena adanya pengaruh dari pertumbuhan. Gerak endonom sendiri dibagi menjadi dua, yaitu :

1. Endonom Nutasi

Gerakan nutasi merupakan gerakan spontan (gerakan aliran sitoplasma yang terdapat pada tanaman air hydrilla verticillata).

2. Endonom Higroskopis

Adalah jenis gerak tumbuhan akibat adanya perubahan kadar air dalam sel tumbuhan, sehingga menimbulkan penyusutan yang tak merata di bagian sel tumbuhan.

Contoh gerakan Higroskopis :

  • Membukanya kotak – kotak sporangium pada tumbuhan paku.
  • Pecahnya buah polong – polongan yang sudah kering.

Baca Juga :

B. Gerak Etionom (Esionom)

etionom

Gerak etionom adalah gerak yang dipengaruhi oleh rangsangan yang berasal dari luar tubuh atau faktor eksternal. Penyebab dari gerakan ini dapat berasal dari faktor rangsang air, sentuhan, suhu, cahaya, zat kimia, ataupun gravitasi.

Jenis gerakan ini terbagi dalam tiga jenis, yakni tropisme, nasti, dan taktis. Berikut penjelasannya:

1. Tropisme

Istilah Tropisme asalnya dari bahasa Bahasa Yunani, yakni trope yang berarti membelok.

Apabila gerak tumbuhan tersebut mengikuti arah datangnya rangsangan, maka gerakan tersebut disebut sebagai tropisme positif. Sedangkan apabila arah gerakannya menjauhi rangsangan, maka gerakan tersebut disebut sebagai tropisme negatif.

Contoh

  • Gerak batang tanaman yang menghadap menuju arah sinar matahari.
  • Gerak akar tanaman menuju sumber air.
  • Membelitnya batang tanaman bersulur.
  • Gerak pada akar tanaman menuju pusat bumi.

Gerak tropisme terbagi lagi ke dalam 5 jenis, berikut penjelasannya :

  • Fototropisme
    • Gerak fototropisme adalah gerakan akibat adanya rangsangan berupa sinar matahari. Contohnya adalah daun tanaman yang mengikuti arah datangnya dari sinar matahari.
  • Geotropisme
    • Gerakan ini disebabkan oleh rangsangan gaya gravitasi bumi. Contohnya adalah gerak pertumbuhan akar yang semakin dalam menuju tanah.
  • Tigmotropisme
    • Tigmotropisme ada akibat adanya rangsangan berupa sentuhan. Contohnya adalah gerakan tanaman dengan pertumbuhan yang merambat.
  • Kemotropisme
    • Gerak kemotropisme ada akibat adanya rangsangan yang berwujud zat kimia. Contohnya adalah gerak akar tanaman ke arah pupuk yang diberikan pada tanah atau gerakan menuju unsur hara.
  • Hidrotropisme
    • Hidrotropisme ada dikarenakan adanya rangsangan berupa air. Contohnya adalah gerak akar tanaman menuju ke arah tanah yang basah.

2. Nasti

Kata nasti berasal dari Bahasa Yunani, yaitu nastos yang berarti dipaksa mendekat. Adalah suatu gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan, namun arah geraknya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan.

Arah geraknya berlangsung akibat adanya perbedaan tekanan turgor, yang mana tekanan ini menimbulkan tumbuhan yang mengembung. Umumnya, gerak nasti ini dipengaruhi oleh gerak tanaman itu sendiri.

Contoh :

  • Menutupnya daun putri malu ketika disentuh.
  • Menutupnya daun majemuk pada tanaman polong ketika malam hari.
  • Gerakan buka tutupnya stomata.

Sama seperti gerak Tropisme, gerak nasti juga memiliki beberapa sub divisi, terdapat 4 jenis gerak yang berbeda, berikut penjelasannya :

  • Tigmonasti
    • Gerakan ini disebabkan oleh adanya rangsangan berupa sentuhan maupun tekanan. Contohnya adalah daun putri malu yang menutup ketika disentuh. Tigmonasti ini juga sering disebut sebagai seismonasti.
  • Niktinasti
    • Gerak tumbuhan niktinasti disebabkan oleh adanya rangsangan yang berupa gelap. Contohnya adalah daun tanaman polong yang menutup pada waktu malam hari.
  • Fotonasti
    • Gerak fotonasti disebabkan oleh adanya rangsangan yang berupa cahaya matahari. Contohnya adalah bunga pukul empat yang mekar di waktu sore hari serta akan menutup pada waktu pagi hari.
  • Termonasti
    • Gerak tumbuhan termonasti disebabkan oleh adanya rangsangan yang berupa suhu. Contohnya adalah bunga tulip yang akan mekar pada waktu suhunya sesuai.

3. Taksis

Gerak taksis adalah gerak tumbuhan yang dipengaruhi dengan arah datangnya rangsangan yang berasal dari luar. Semua atau beberapa bagian tanaman ini akan berpindah tempat serta arah gerakannya dipengaruhi dengan arah datangnya rangsangan.

Sama seperti gerak Tropisme dan Nasti, gerak taksis ini juga dipecah menjadi beberapa bagian, antara lain :

  • Fototaksis
    • Disebabkan karena adanya rangsangan yang berupa cahaya. Contohnya adalah gerak klorofil tanaman menuju arah datangnya cahaya.
  • Kemotaksis
    • Kemotaksis terjadi akibat adanya rangsangan berupa zat kimia. Contohnya adalah gerak spermatozoa menuju sel telur di dalam tanaman lumut.

Nah, jadi itulah materi singkat tentang gerak pada tumbuhan dan penjelasannya lengkap?. Sudah paham belum?, jika anda belum paham atau memiliki pendapat lainnya, tulis di kolom komentar ya!. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua!.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *