Fungsi Akar Pada Tumbuhan, Struktur, Bagian Akar, Dan Jenisnya

Fungsi Akar Pada Tumbuhan, Jenisnya, & Manfaatnya Pada Tumbuhan – Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup selain manusia dan hewan. Tanaman sangat penting bagi makhluk hidup lainnya, ini dikarenakan makanan bisa menghasilkan makanannya sendiri.

Banyak sekali fungsi dan manfaat tumbuhan bagi kelangsungan hidup di bumi. Maka dari itu banyak sekali yang menanam tumbuhan, baik tumbuhan buah, tumbuhan hias, dan masih banyak lagi. Berbicara mengenai fungsi akar pada tumbuhan, berikut penjelasannya

A. Fungsi Akar Pada Tumbuhan

1. Penopang Tanaman

Ketika diterpa angin topan, badai, hujan lebat bercampur angin, tumbuhan masih tetap bisa berdiri kokoh, itu semua dikarenakan peran akar. Akar disini mencengkeram tanah dengan kuat dan dalam, hal ini berfungsi untuk menopang tumbuhan agar tetap berdiri tegak.

Bayangkan jika tidak ada akar pada tumbuhan?, maka tumbuhan tidak akan pernah bisa berdiri. Semakin tua, biasanya tumbuhan memiliki akar yang sangat kuat.

2. Penyimpan Cadangan Makanan

Ada juga akar tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Akar jenis ini cenderung ditemukan pada jenis tanaman umbi-umbian, contohnya yakni wortel, ubi jalar, bengkoang, dan sejenisnya.

Bahkan, beberapa tanaman gurun, ada yang memiliki akar yang bisa menyimpan cadangan air yang digunakan untuk bertahan pada saat musim kemarau.

3. Menyerap Air Dan Zat Hara Dari Dalam Tanah

Fungsi utama akar sebenarnya adalah dengan menyerap air dan zat hara yang berharga bagi kelangsungan hidup tumbuhan. Nutrisi dan zat penting yang terkandung dalam tanah diserap tumbuhan melalui akar.

Air bisa menyerap zat dalam bentuk organik maupun anorganik. Jadi, selain air, pupuk yang biasa diberikan pada tumbuhan juga bisa diserap oleh akar.

4. Alat Respirasi Tumbuhan

Respirasi merupakan fungsi akar yang biasanya terdapat pada pohon beringin, karena akarnya bisa digunakan untuk respirasi. Selain itu, tanaman tembakau juga bisa melakukan respirasi melalui akarnya.

Dalam kasusnya, akar tumbuhan tersebut berfungsi sebagai alat respirasi, yang disebut dengan pneumatophores. Dalam hal ini, struktur sel dan jaringan pada akar memungkinkan untuk terjadinya difusi udara.

5. Membantu Proses Fotosintesis

Akar pada tumbuhan juga merupakan sebagai sarana pendukung proses fotosintesis. Perlu anda ketahui, tidak hanya daun yang memiliki zat hijau daun atau klorofil, akar juga memiliki klorofil yang sangat dibutuhkan untuk proses fotosintesis.

6. Alat Gerak Tumbuhan

Akar pada tumbuhan juga berfungsi untuk tanaman bergerak. Di sini, akar membantu tanaman untuk mendapatkan air, unsur hara, dan sinar matahari agar dapat tumbuh berkembang dengan baik. Maka dari itu, akar bergerak ke arah makanan dan sumber nutrisi tersebut menggunakan akarnya.

7.  Alat Reproduksi

Yang terakhir, akar berfungsi untuk melakukan reproduksi. Jika manusia dan hewan melakukan perkembangbiakan untuk memperbanyak populasi mereka, begitu juga dengan

Tanaman yang menggunakan akar atau tunasnya sebagai alat reproduksi contohnya adalah tanaman paku. Melalui perbanyakan vegetatif stolon dan rhizome, melakukan duplikasi, dan berkembang biak.

B. Struktur Anatomi Akar

struktur akar

1. Epidermis

Epidermis merupakan bagian terluar dari akar yang berasal dari protoderm. Sel epidermis akar berdinding tipis, tersusun rapat dan biasanya tidak memiliki kutikula sehingga mudah ditembus air.

Pada bagian ini, tumbuh rambut-rambut akar yang berfungsi untuk pengambilan air dan mineral. Rambut-rambut akar merupakan modifikasi dari sel sepidermis akar. Pertumbuhan rambut-rambut akar menyebabkan permukaan akar lebih luas sehingga proses penyerapan lebih efisien.

2. Korteks

Setelah epidermis, ada korteks, dimana jaringan akar ini tersusun atas jaringan parenkim. Jaringan parenkim merupakan jaringan yang berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Dalam sel-sel korteks terdapat cadangan makanan berupa amilum dan substansi lain.

Sel-sel korteks berbentuk relatif bulat dengan ruang interseluler yang jelas. Air dan mineral yang masuk melalui bulu akar akan melewati sel-sel korteks melalui ruang-ruang interseluler yang disebut dengan peristiwa transportasi ektravasikuler secara apoplas.

3. Endodermis

Adalah jaringan antara korteks dan silinder pusat atau stela. Bagian ini terdiri dari satu lapis sel dengan dinding sel yang tebal dan mengandung lilin.

Pada jaringan ini terjadi pengaturan pemasukan air ke dalam jaringan angkut yang berada di dalam silinder pusat.

4. Perisikel

Bagian ini umumnya hanya selapis sel-sel parenkimatous di sebelah dalam endodermis pada bagian perifer berkas vaskuler. Perisikel memiliki kapasitas meristematis yang sering disebut perikambium.

5. Silinder Pusat

Silinder pusat atau stele merupakan bagian paling dalam dari struktur anatomi akar. Jaringan pembuluh primer dikelilingi oleh kumpulan sel yang disebut jaringan perisikel yang terletak berdampingan.

Jaringan perisikel ini bersifat meristematis dan mampu membentuk cabang akar. Bagian dalam perisikel ini terdapat jaringan sekunder, yaitu floem dan xilem.

Fungsi dari perisikel ini yaitu sebagi penunjang pertumbuhan sekunder dan pertumbuhan akar ke samping. Xilem dan floem terletak pada bagian dalam perisikel. Silinder pusat dapat membentuk empulur pada tumbuhan monokotil, namun tidak pada tumbuhan dikotil.

Baca Juga :

C. Bagian-Bagian Akar

bagian akar

1. Tudung Akar

Tudung akar merupakan akar yang hidup di bagian ujungnya yang bernama Kaliptra, dan memiliki sel jaringan parenkim yang di dalamnya mengandung sari tepung.

Fungsi Kaliptra ini adalah menjaga dan merawat sistem kinerjanya sekaligus bertugas melembabkan akar agar tidak mengalami gesekan dengan partikel tanah.

2. Inti Akar

Adalah bagian akar yang berada di pusat akar, yakni bagian ditengah sekitar bonggol akar. Inti akar dibagi menjadi dua bagian, terdiri dari :

Pembuluh tapis yang berfungsi membantu dan melancarkan proses fotosintesis
Pembuluh kayu yang berfungsi menyebarkan air dan nutrisi makanan menuju tulang daun

3. Rambut Akar

Rambut akar memilik karakter unik, yakni berserabut tidak beraturan tetapi berstruktur halus dan melekat kuat pada kulit akar bagian luar yang berfungsi menyerap semua air dan garam mineral yang ada di kedalamam tanah.

4. Batang Akar

Batang akar merupakan batang yang terletak di tengah antara pangkal akar dan ujung akar yang berkembang dan tumbuh bercabang cabang dalam skala bentuknya yang kecil.

5. Ujung Akar

Bagian akar yang termuda dan seperti tunas yang terus menerus mengalami pertumbuhan dan pergantian akar baru pada waktu yang sudah menjadi ketentuan sel akar.

D. Jenis-Jenis Akar Pada Tumbuhan

jenis akar

1. Akar Serabut

Akar serabut memiliki bentuk seperti serabut. Ukuran akar serabut relatif kecil, tumbuh di pangkal batang, dan besarnya hampir sama. Akar ini dimiliki oleh tumbuhan berkeping satu (monokotil). Contohnya kelapa, rumput, padi, jagung, dan tumbuhan cangkokan.

2. Akar Tunggang

Akar tunggang terdiri atas satu akar besar yang merupakan kelanjutan batang, sedangkan akar-akar yang lain merupakan cabang dari akar utama. Jenis akar ini dimiliki oleh tumbuhan berkeping dua (dikotil). Contohnya kedelai, mangga, jeruk, dan melinjo.

3. Akar Tunjang

Jenis akar ini berguna untuk menunjang batang agar tidak roboh. Akar ini tumbuh dari bagian bawah akar ke segala arah. Contoh tumbuhan yang memiliki akar ini adalah pohon pandan dan bakau

4.  Nafas

Akar nafas tumbuh ke atas sehingga muncul dipermukaan tanah atau air. Akar nafas berfungsi sebagai jalan keluar masuknya udara ke dalam tumbuhan. Contohnya akar pohon bakau.

5. Akar Pelekat

Jenis akar ini tumbuh pada buku-buku batang. Akar jenis ini dimiliki oleh tumbuhan-tumbuhan yang merambat atau memanjat. Contoh akar pelekat terdapt pada tumbuhan sirih.

6. Gantung

Akar ini tumbuh dari bagian atas batang dan tumbuhnya ke arah tanah. Sehingga akar ini terlihat menggantung di udara. Fungsi akar gantung yaitu menyerap uap air, dan gas dari udara.

Namun, jika akar tumbuh sampai ke tanah, akar tersebut masuk ke dalam tanah dan akan menyerap air serta mineral. Contoh tumbuhan yang memiliki akar gantung adalah pohon beringin.

Nah, itulah ulasan mengenai fungsi akar pada tumbuhan yang sangat penting untuk kelangsungan hidup tumbuhan itu sendiri. Semoga artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ya, terima kasih.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed