Besaran Pokok Dan Besaran Turunan, Penjelasan Lengkap

Besaran Pokok Dan Besaran Turunan, Penjelasan Lengkap – Halo jumpa lagi sobat klikpedia, setelah lama saya tidak mengulas mengenai fisika, kali ini saya akan menjelaskan mengenai besaran pokok dan turunan lengkap.

Anda yang sudah lulus sekolah, pasti pernah mendengar istilah besaran pokok dan turunan. Bagi anda yang masih sekolah, mungkin juga ada yang belum diajarkan, dan ada punya yang sudah. Oke, sebelum ke pembahasan lengkap, kita wajib mengetahui apa itu besaran pokok dan turunan.

Besaran Pokok Dan Besaran Turunan

A. Besaran Pokok

Merupakan besaran yang sudah didefinisikan dan ditetapkan Satuan Internasional dan bukan turunan dari besaran lain.

Salah satu ciri dari besaran pokok yakni satuannya hanya satu. Satuan tersebut didapat dari pengukuran langsung menggunakan alat ukur.

B. Tabel

Ada 7 besaran pokok yang sudah ditetapkan secara internasional. Berikut beberapa besaran pokok tersebut :

  • Satuan Massa = Kilogram (kg) simbol m
  • Satuan Waktu = Sekon (s) simbol t
  • Satuan Panjang = Meter (m) simbol l
  • Satuan Intensitas Cahaya = Candela (cd) simbol j
  • Satuan Kuat Arus = Ampere (A) simbol I
  • Satuan Jumlah Zat = Mol simbol n
  • Satuan Suhu/ Temperatur = Kelvin (K) simbol T

Berikut tabel besaran pokok :

besaran pokok

C. Besaran Turunan

Besaran turunan merupakan suatu besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Jadi, besaran turunan merupakan perpaduan 2 atau 3 besaran pokok yang digabungkaan menjadi satu.

Baca Juga :

D. Tabel

Berbeda dengan besaran pokok, besaran turunan memiliki banyak satuan. Berikut beberapa besaran pokok yang sudah diketahui :

  • Luas (m2 simbolnya A)
  • Kerapatan (kg/m3 simbolnya Ρ)
  • Gaya dan berat (newton simbolnya F, W)
  • Energi =Nm (J (joule) simbolnya E atau U)
  • Frekuensi = Hz (hertz) simbolnya f
  • Beda potensial listrik = V (volt) simbolnya V
  • Cepat rambat cahaya = m/s simbolnya c
  • Daya adalah watt = J/s = kgm2/s3 simbolnya P
  • Debit aliran adalah m2/s simbolnya Q
  • Energi kinetik adalah J = kgm2/s2 simbolnya Ek
  • Energi potensial yaitu J = kgm2/s2 simbolnya Ep
  • Fluks medan listrik yaitu Nm2/C = Weber (Wb) simbolnya ΦE
  • Frekuensi adalah 1/s = Hz simbolnya f
  • Gaya adalah N = kgm/s2 simbolnya F
  • Gaya berat yaitu N = kgm/s2 simbolnya w
  • Gaya coulomb adalah N = kgm/s2 simbolnya Fc
  • Gaya sentripetal adalah N simbolnya Fs
  • Ggl baterai adalah Volt simbolnya ε
  • Hambatan jenis kawat penghantar adalah Ω.m simbolnya ρ
  • Hambatan listrik adalah Ω simbolnya R
  • Impuls adalah Ns simbolnya I
  • Induktansi diri adalah Hendry = H simbolnya L
  • Intensitas bunyi adalah watt/m2 simbolnya I
  • Kalor adalah J = kgm2/s2 simbolnya Q
  • Kalor jenis adalah J/kgk simbolnya c
  • Kalor laten adalah J/kg simbolnya L
  • Kapasitas kalor adalah Joule/°C simbolnya C
  • Kapasitas kapasitor adalah farad = C/V simbolnya C
  • Kecepatan adalah m/s simbolnya v
  • Kecepatan sudut adalah rad/s simbolnya ω
  • Kekuatan lensa adalah 1/m = dioptri simbolnya P
  • Kelajuan adalah m/s simbolnya v
  • Koefisien konduktivitas termal adalah W/m.K simbolnya k
  • Koefisien konveksi adalah W/m2k simbolnya h
  • Koefisisen viskositas adalah N.s/m2 simbolnya η
  • Konduktivitas listrik bahan penghantar adalah Ω/m simbolnya σ
  • Konstanta pegas adalah N/m simbolnya k
  • Kuat medan listrik adalah N/C simbolnya E
  • Kuat Medan magnet adalah tesla = Wb/m2 simbolnya B
  • Laju kalor konveksi yaitu watt = J/s simbolnya I
  • Massa jenis adalah kg/m3 simbolnya ρ
  • Medan listrik adalah N/C simbolnya E
  • Modulus elastis adalah N/m2 simbolnya E
  • Modulus Young adalah N/m2 simbolnya Y
  • Momen gaya adalah N.m simbolnya τ
  • Momen inersia adalah Kg.m2 simbolnya I
  • Momen kopel adalah Nm simbolnya M
  • Momentum adalah Kgm/s simbolnya p
  • Momentum sudut adalah kg.m2/s simbolnya L
  • Muatan listrik adalah C simbolnya Q
  • Percepatan adalah m/s2 simbolnya a
  • Percepatan gravitasi adalah m/s2 simbolnya g
  • Percepatan sudut adalah rad/s2 simbolnya α
  • Resistivitas listrik bahan penghantar adalah Ω.m simbolnya ρ
  • Tegangan atau stres adalah N/m2 simbolnya σ
  • Tegangan listrik adalah volt simbolnya V
  • Tekanan adalah Pa = N/m2 simbolnya P
  • Tekanan hidrostatis adalah Pa = N/m2 simbolnya Phid
  • Tetapan Gravitasi bumi adalah N.m2/kg2 simbolnya G
  • Usaha adalah Nm = kgm2/s2 simbolnya W
  • Volume adalah m3 simbolnya V

Berikut tabel besaran turunan :

tabel besaran turunan

C. Dimensi Besaran Turunan

Dimensi merupakan cara penulisan suatu besaran menggunakan simbol dari besaran pokok. Simbol besaran turunan tidak akan mempengaruhi besaran pokok. Dalam mekanismenya, beberapa besaran pokok seperti panjang, massa, dan waktu berdiri sendiri tanpa bantuan besaran turunan.

Oke, itulah ulasan mengenai besaran pokok dan besaran turunan lengkap dengan penjelasan. Jika ada yang kurang, anda bisa menuliskannya pada kolom komentar di akhir artikel. Semoga bermanfaat ya.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed