oleh

8 Alat Musik Daerah Sulawesi Barat Dan Cara Memainkannya

Alat Musik Daerah Sulawesi Barat Dan Cara Memainkannya – Sulawesi Barat, adalah salah satu pulau di Sulawesi yang terkenal akan suku Mandar, Toraja dan Bugis. Provinsi ini merupakan hasil pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan dan terbentuk pada 5 Oktober 2004.

Meskipun terbilang masih baru, Sulawesi Barat memiliki banyak Kesenian Daerah yang sudah terjaga dalam periode waktu yang lama, contohnya adalah kesenian alat musik.

Berikut beberapa kesenian alat musik yang berasal dari Sulawesi Barat dan wajib untuk anda ketahui!.

Alat Musik Daerah Sulawesi Barat

1. Pompang

pompang

Yang pertama ada Pompangm Alat musik tradisional ini cara memainkannya adalah dengan cara ditiup. Alat musik pompang terbuat dari gabungan potongan-potongan bambu kecil dan besar.

Potongan bambu besar dan tinggi akan menghasilkan bunyi nada rendah dan begitu pun sebaliknya, potongan bambu bambu kecil akan menghasilkan bunyi tinggi.

Menurut sejarah, alat musik ini pertama kali dikenalkan oleh para penggembala kerbau di Mamasa, Sulawesi Barat. Kemudian seiring waktu mulai disukai masyarakat luas sehingga menjadi hiburan alternatif dan dimainkan pada berbagai upacara adat.

2. Sattung

Nama Sattung diartikan sebagai katak yang mengeluarkan bunyi setelah hujan tiba di malam hari atau tempat rawa-rawa. Untuk cara pembuatannya, alat musik ini terbuat dari ruas bambu yang sudah kering, semakin panjang ruasnnya maka semakin bagus kualitasnya.

3. Calung

Alat musik daerah Sulawesi Barat yang satu ini masih termasuk ke dalam jenis alat musik perkusi. Pembuatan alat musik ini berasal dari buah kelapa dan bambu berkualitas terbaik. Bilah-bilah bambu yang ada pada Calong dirakit sedemikian rupa di atas sebuah kelapa yang sudah dibelah dengan menyerupai bentuk mangkuk.

Kelapa disini berfungsi sebagai asal keluarnya suara, dan bilah bambu berguna sebagai penghasil nada. Calong model klasik hanya memiliki 4 nada saja. Sementara Calong yang sudah dimodifikasi memiliki semua nada.

Alat musik ini biasanya dimainkan secara individu hingga beramai-ramai. Awalnya alat musik ini dimainkan oleh para petani Mandar sebagai hiburan saat menunggu hasil panen di sawah.

4. Kecapi Mandar

kecapi mandar

Alat musik tradisional Sulawesi Barat ini juga dikenal dengan sebutan Kecaping Tobanine dan berasal dari daerah Polewali Mandar. Bentuk alat musik  ini menyerupai miniatur perahu dengan dua dawai. Pemain kecapi mandar mulai jarang ditemukan dan peminatnya hanya dari kalangan orang tua atau lansia.

Awalnya, alat musik kecapi mandar ini bisa dimainkan kapan saja. Namun, seiring berjalannya waktu, alat musik ini dijadikan sebagai alat musik pengiring dalam berbagai acara adat di Sulawei barat.

Keunikan alat musik ini adalah pada cara memainkannya. Untuk memainkannya ialah harus dengan menaikkan kaki kirinya dan mendekatkan kecapi ke dada.

5. Pakkeke

Pakkeke adalah alat musik yang sering dimainkan di sawah atau di ladang. Seiring berkembangnya zaman, alat musik ini mulai sering dimainkan sebagai pertunjukkan seni yang juga dimainkan secara bersamaan dengan alat musik tradisional lainnya.

Alat musik pakkeke ini terbuat dari bambu yang berukuran kecil dengan bagian ujungnya terdapat daun kelapa kering yang dililitkan untuk menghasilkan efek suara.

Baca Juga :

6. Gongga Lima

Gongga lima merupakan alat musik yang termasuk ke dalam keluarga idiofon. Cara memainkan alat musik ini yakni adalah dengan membenturkannya ke benda lain agar bisa menghasilkan bunyi.

Nama Gongga Lima sendiri berasal dari dua suku kata, yakni Gongga alat itu sendiri, sementara Lima dalam bahasa Mandar adalah Tangan.

7. Popondo

popondo

Popondi atau lebih dikenal dengan nama Tolindo ini terbuat gabungan kayu, tempurung kelapa, dan senar. Tempurung kelapa berfungsi sebagai resonator. Permainan kesenian alat musik tradisional ini dimainkan secara individu, dan dimainkan oleh para petani setelah mengadakan pesta panen dan pengisi waktu senggang bagi para remaja.

Alat musik ini bentuknya seperti busur atau tanduk kerbau atau tanduk sapi yang bertumpu pada sebuah tempurung kelapa, dan pada bagian ujungnya pada bagian atas tanduk dipasang 1 buah senar. Untuk memainkan alat musik ini adalah dengan cara dipetik.

8. Rawana

Terakhir ada Rawana, yang termasuk Alat musik membranofon, yakni sebuah alat musik yang memanfaatkan kulit sebagai sumber bunyi atau selaput tipis yang direntangkan. Keberadaan alat musik ini merupakan gabungan kedua budaya antara budaya Arab dan budaya Mandar.

Nah, itulah beberapa alat musik daerah Sulawesi Barat dan cara memainkannya. Menurut anda, mana alat musik yang menarik perhatian anda?, tulis di kolom komentar ya!.

Semoga bermanfaat, jangan lupa kembali lagi!.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *