10 Alat Musik Daerah Bengkulu Dan Cara Memainkannya

Alat Musik Daerah Bengkulu Dan Cara Memainkannya – Provinsi yang juga beribukota di kota Bengkulu ini memiliki Kota terbesar kedua di bagian Barat Pulau Sumatera setelah kota Padang.

Bengkulu merupakan provinsi yang dikenal sebagai tempat pengasingan Bung Karno pada era sebelum kemerdekaan saat penjajahan Inggris. Jika kalian ke bengkulu, maka jangan heran apabila terdapat banyak bangunan peninggalan Inggris. Dan salah satu objek wisata paling populer adalah Rumah Tempat Pengasingan Bung Karno.

Selain pariwisata dan tempat tempat bersejarah, Bengkulu juga memiliki banyak budaya, seperti alat musik. Alat musik di provinsi bengkulu ini tidak jauh berbeda dengan daerah lain di pulau sumatera, karena Bengkulu memilki banyak sekali suku yang berasal dari suku lainnya di pulau Sumatera.

Bicara tentang alat musik khas bengkulu, berikut daftarnya lengkap!.

Alat Musik Daerah Bengkulu

1. Genderang Perang

genderang perang

Untuk yang pertama ada Genderang Perang, alat musik tabuh khas Bengkulu ini dinamai alat musik perang,  mungkin pada masa lalu digunakan untuk menambah semangat rakyat Bengkulu saat berperang.

Alat musik ini masih termasuk jenis rebana, yang sering juga digunakan dalam kegiatan adat masyarakat Bengkulu dan sekitarnya.

2. Dol

alat musik daerah bengkulu dol

Dol adalah alat musik yang tidak asli dari Bengkulu, melainkan dibawa oleh pedagang dari India. Bentuknya mirip seperti gendang yang terbuat dari kulit sapi dengan ukuran yang beragam, dengan ukuran diameter sekitar 70 cm dan tinggi 80 cm.

Alat musik ini terbuat dari bonggol buah kelapa atau pohon nangka dan juga kulit binatang. Dol biasanya dimainkan bersama alat musik tassa pada saat perayaan tabot..

Seiring berkembangnya zaman, Dol yang awalnya hanya digunakan pada perayaan ritual tabot, kini telah berkembang fungsinya digunakan sebagai musik penging tarian.

3. Redap

redap bengkulu

Alat musik Redap terbuat dari gabungan kayu, rotan, dan kulit binatang, dan masih sejenis dengan rebana dalam hal cara memainkan dan bentuknya. Sebelum Dol ada, alat musik ini lebih dulu ada.

Redap biasanya dimainkan untuk mengiringi kesenian Safaral Anam, yakni melantunkan ayat-ayat suci Alquran pada saat upacara Bimbang Gendang, dan dimainkan bersama dengan gendang panjang dan serunai.

4. Tassa

Tassa adalah alat musik daerah Bengkulu yang terbuat dari kayu dan rotan. Alat musik ini berbentuk seperti rebana yang dilengkapi denga dua tongkat pemukul.

Alat musik Tassa biasanya digunakan dalam upacara ritual tabot bersama dengan alat musik dol.

5. Harmonium Bengkulu

Alat musik ini terbuat dari gabungan logam, kayu, kulit, dan kawat, dan memiliki bentuk menyerupai orgel kecil. Cara memainkan alat musik Harmonium ini adalah dengan menekan tombol atau lidah-lidah yang kemudian bergetar karena angin yang dipompa.

Harmonium sering dimainkan dalam kesenian orkes gambus dan biasanya dimainkan bersama iringan biola dan rebab.

6. Kelintang

Kelintang merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari kuniangan dan kayu, dan mirip dengan bonang dalam gamelan Jawa dari segi bentuk hingga cara memainkannya.

Alat musik kelintang terdiri dari 4 bonang yang ditempatkan pada rak kayu dan dilengkapi dengan dua alat pemukul khusus.

7. Serunai

Serunai memang banyak ditemui di pulau Sumatera, Alat musik ini dikenal merata di Sumatera Barat, terutama di daerah-daerah dataran tinggi dan di sepanjang pesisir pantai Sumatera Barat.

Untuk versi Bengkulu, serunai banyak digunakan dalam acara-acara adat, seperti upacara pengantin belarak, musik pengiring, yang biasanya dimainkan bersama dengan gendang dan alat musik lain.

Baca Juga :

8. Gendang Panjang

Alat musik ini memang bisa dijumpai di lain tempat selain Bengkulu, seperti Riau, Jambi, dan Provinsi lainnya di pulau Sumatera. Gendang Panjang terbuat dari gabungan kayu, rotan, kulit binatang dan berbentuk silinder dengan kepala ganda.

Gendang panjang masih satu kesatuan dengan alat musik serunai dan sering digunakan untuk mengiringi penyambutan tamu. Selain itu, alat musik ini juga biasanya dimainkan saat upacara Bimbang Gendang pada pernikahan adat Bengkulu.

Cara memainkan gendang panjang adalah dengan dipukul menggunakan telapak tangan, berfungsi sebagai pengatur ritme dan irama dalam sebuah musik.

9. Ceger

Ceger adalah salah satu alat musik daerah Bengkulu yang terbuat dari bahan kuningan. Alat musik ini berbentuk bulat pipih, dan untuk cara memainkannya adalah dengan cara dipukul dan dimainkan sebagai pelengkap alat musik Kromong Suku Lembak.

10. Gong Bengkulu

Gong merupakan alat musik yang bisa kita jumpai di berbagai daerah di Indonesia, bisa dibilang tidak hanya di Bengkulu, namun anda bisa menjumpainya di banyak tempat. Popularitas Gong tidak lepas dari penyebaran suku Jawa di Nusantara.

Aslinya, alat musik ini sebenarnya berasal dari Jawa dan biasa dimainkan bersamaan dengan satu set Gamelan yang terdiri dari sejumlah alat musik tradisional Jawa yang lainnya.

 

Jadi itulah beberapa alat musik daerah bengkulu yang kebanyakan adalah alat musik pukul seperti Gendang dan Rebana. Dengan begini, informasi di atas akan menambah wawasan kita tentang alat musik di Indonesia.

Semoga bermanfaat ya!, jika ada tambahan jangan lupa tuliskan di kolom komentar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *