8 Alat Musik Daerah Bangka Belitung Beserta Cara Memainkannya

Alat Musik Daerah Bangka Belitung Beserta Cara Memainkannya – Bangka belitung, daerah yang beribukota di pangkal pinang yang diresmikan sebagai provinsi pada 21 November 2000 ini memiliki pesona alam yang luar biasa Indah.

Berbentuk kepulauan dan terletak di timur pulau Sumatera, tidak membuat daerah ini terpencil dan tidak terekspos. Terbukti banyak sekali kebudayaan dari Bangka Belitung yang dikenal secara Nasional hingga ke tingkat Internasional, contohnya seperti Tari Campak, Tari Zapin, Tari Tanggal, dan masih banyak lagi.

Selain tarian daerah, Bangka Belitung juga memiliki beberapa alat musik yang sering digunakan untuk mengiringi tarian-tarian tersebut, berikut diantaranya.

Alat Musik Daerah Bangka Belitung

1. Dambus

Dambus

Dambus merupakan alat musik petik sejenis Gitar yang berkembang di Kepulauan Bangka Belitung sejak sebelum provinsi ini diresmikan. Belum diketahui secara pasti alat musik ini ada sejak kapan, yang pasti masyarakat Bangka Belitung telah sejak lama mengenal alat musik ini.

Terbuat dari jenis kayu meranti dan kayu cempedak, dambus memiliki 6 senar semacam nilon seperti gitar, namun setiap senarnya terdiri dari 2 senar yang berdekatan dan dimainkan dalam satu petikan.

Yang unik dari alat musik ini adalah pada bagian ujung gagangnya berbentuk kepala rusa. Seiring perkembangan zaman, masyarakat setempat telah memodifikasi bentuk ujung gagangnya dengan kepala binatang, seperti ular, ikan, dan lainnya sesuai selera si pembuat.

2. Gendang Melayu

Gendang Melayu merupakan salah satu alat musik daerah bangka belitung yang termasuk dalam alat musik pukul. Pada bagian selaput Gendang Melayu terbuat dari kulit kerbau, kambing, hingga lembu.

Gendang Melayu dibuat dengan cara melubangi sebatang kayu pohon besar menggunakan peralatan tradisional. Dalam pembuatannya, dibutuhkan pohon sejenis mahoni dengan lingkar kayu yang besar dan kemudian dipotong dengan ukuran 35 sampai 45 cm.

Kayu tersebut kemudian dilubangi menggunakan alat pahat. Agar suara yang dihasilkan terdengar lebih nyaring, pada bagian dalam lingkaran kulit dipasak menggunakan rotan.

3. Rebana (Kompang)

Di Bangka Belitung, alat musik ini lebih dikenal dengan sebutan kompang. Rebana ini biasanya digunakan dalam acara seperti festival kebudayaan, qasidah di pengajian, menyambut tamu istimewa, festival seni, pernikahan, dan lain sebagainya.

Alat musik ini biasanya juga dikolaborasikan dengan alat musik dambus.

4. Caklemong

Caklemong atau dalam Gamelan Jawa disebut kenong, merupakan Alat musik yang terdiri dari beberapa gong yang memiliki ukuran beragam.

Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan sepasang pemukul kayu yang telah dibalut dengan kain. Di Belitung, caklemong sering dimainkan untuk mengiringi tari lilin dan tari piring.

Baca Juga :

5. Gambangan

gambangan

Gambangan merupakan alat musik yang cara memainkannya sama seperti alat musik marimba atau gamelan Jawa dan Bali.

Alat musik ini terbuat dari kayu lempung atau jenis kayu ringan seperti kayu meranti. Dalam satu set gambangan, terdapat 5 sampai 8 potong kayu yang disusun berurutan dari yang paling kecil hingga yang paling besar. Setiap potong kayu menghasilkan suara dan nada yang berbeda-beda.

Gambangan awalnya berkembang sebagai bagian dari budaya agraris Belitong, dan lebih dikenal dengan sebutan ume. Alat musik ini biasanya dimainkan  di atas sebuah pondok oleh seorang petani untuk menjaga padi dari gangguan hama kera dan binatang liar lainnya.

Selain itu, Gambangan juga biasa dimainkan oleh muda-mudi yang sedang kasmaran.

6. Serunai

Serunai memang banyak ditemui di Pulau Sumatera dan sekitarnya, termasuk bangka belitung. Memang asal alat musik ini dari Minangkabau, namun sebenarnya Serunai bisa ditemukan sejak 400 tahun di Kepulauan Bangka Belitung, tepatnya di Membalong, Belitung.

Meskipun tidak setenar di daerah pulau Sumatera lainnya, bahkan di Bangka Belitung alat musik ini terancam punah. Di daerah tersebut, hanya ditemukan dua pemain serunai saja yang masih eksis di Belitung. Alat ini seringkali digunakan untuk mengiringi permainan Beripat Beregong di Pulau Belitong.

7. Suling Bangka

suling bangka

Suling merupakan alat musik yang tidak hanya bisa ditemui di Bangka belitung, namun bisa anda temui di berbagai daerah di Indonesia.

Di masyarakat Bangka Belitung, suling ini banyak diminati karena keunikannya dapat dilihat dari adanya corak yang terukir sehingga menjadikannya lebih indah dari suling pada umumnya.

8. Rebab

Terakhir ada Rebab, alat musik ini mempunyai ukuran kecil dengan bentuk badan yang bulat, bagian depan yang terjangkau dalam suatu membran seperti kulit domba dan mempunyai leher panjang terpasang.

Alat musik rebab ini diposisikan tegak, baik bertumpu di pangkuan maupun di lantai dan busurnya lebih dibentuk melengkung daripada biola.

Itulah beberapa alat musi daerah Bangka Belitung lengkap dengan cara memainkannya. Semoga dengan membaca artikel ini, kita semua lebih bisa memahami beberapa alat musik tradisional Indonesia.

Sekian, jika ada tambahan, tuliskan di kolom komentar ya teman – teman!.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *